​Peringati HKSN dan HDI, Banten Akan Miliki Perda Tentang Disabilitas

728

Medianews.co.id-SERANG, Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) yang jatuh pada tanggal 20 Desember dan Hari Disabilitas Internasional (HDI) pada tanggal 3 Desember di peringati bersamaan oleh pemerintah daerah provinsi Banten melalui dinas sosial pada hari ini, Rabu (13/12/2017) di halaman dinas sosial Provinsi Banten. 

Kepala dinas sosial provinsi Banten, Nurhana menyampaikan dalam sambutannya bahwa tema HKSN tahun ini secara nasional yaitu Kesetiakawanan Sosial Perekat Keberagaman dan tema HDI yakni Menuju Masyarakat Inklusif Tangguh dan Berkelanjutan.

Dikatakan Nurhana disabilitas harus mendapat perhatian dari pemerintah provinsi, maka untuk mendorongnya saat ini DPRD Provinsi sedang menggodok Peraturan Daerah (Perda) tentang disabilitas, menurutnya, Jika Perda tersebut disahkan maka provinsi Banten akan menjadi provinsi ketiga yang memiliki perda tentang disabilitas. 
“Banten akan menjadi provinsi ketiga yang memiliki perda disabilitas setelah jawa barat dan DKI,” katanya. 
Untuk pekerja sosial dan seluruh pendamping dibawah naungan dinas sosial, Nurhana menyampaikan pesan di peringatan HKSI, kepekaan sosial harus ditingkatkan dan lebih peduli lagi.
“Kita harus peka, peka terhadap sekitar kita yang membutuhkan bantuan,” tukasnya. 
Ketua komisi V DPRD Provinsi Banten, Fitron Nurikhsan pun membenarkan jika pihaknya sedang menggodok Perda tentang disabilitas, ia menyampaikan dalam sambutannya setelah perda disahkan maka infrastruktur yang ada diruang publik seharusnya ramah diasabilitas. 
“Setelah provinsi memiliki Perda disabilitas, diharapkan infrastruktur sensitif terhadap disabilitas,” tuturnya. 
Sementara itu Asda I, Anwar Mas’ud yang mewakili gubernur Banten mengatakan bahwa momentum HKSN diharapkan menjadi momen untuk meningkatkan kepedulian terhadap sosial. 
“momentum peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional merupakan wahana untuk kita mengingatkan kembali, mengokohkan kembali bahwa kita sebagai bangsa harus tolong menolong, bantu membantu, dan kita harus peduli,”ungkapnya. 
Pada peringatan itu juga turut menampilkan hiburan dari penyandang disabilitas seperti tari, puisi dan lagu serta berbagai bantuan terhadap disabilitas dan penerima bantuan sosial lainnya.

(Sunah)