​RSUD Cilegon Raih Akreditasi Level Bintang Lima dari KARS

1389

Medianews.co.id– Cilegon, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)Kota Cilegon  pantas berbangga hati. Karena Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS), Senin (08/01), memberikan hasil akreditasi Tingkat Paripurna dengan level bintang lima. Penghargaan yang diterima  Direktur RSUD Cilegon Dr. H. Zainoel Arifin, M.Kes. (08/01)

Secara simbolis Sertifikat ini diberikan oleh dr.  Sutoto Ketua Eksekutif Komisi Akreditasi  dan diterima langsung oleh Direktur RSUD Cilegon Dr. H. Zainoel Arifin, M.Kes, yang didampingi Wadir Pelayanan Dr. Hj Sri Rustianti MS, Wadir Umum dan Wadir Keuangan Dr. Hj Maisuri, MM Kabid Perawatan Ida Ayu Ketut Astiti SE, Kabid Pelayanan Drg Hj Ratih Purnamasari MKM, beserta Kabid Penunjang Pelayanan Dr. Ratu Robiatul Alawiah MPH, Kabag Perencanaan Novita Damayanti SKM, MKM.

Dengan diraihnya penghargaan tersebut, maka RSUD Cilegon setara dengan rumah sakit besar lainnya yang ada di Indonesia, seperti  Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan RS. Siloam dan sebagai pengakuan bahwa RSUD telah memenuhi standar akreditasi rumah sakit dan dinyatakan lulus tingkat paripurna.

Ditemui Direktur RSUD Cilegon Dr. H. Zainoel Arifin, M.Kes  mengatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan kerjasama tim dan menjadikan RSUD sudah setara dengan RSCM dan RS. Siloam.
“ RSUD kita mendapatkan penghargaan sertifikat lulus akreditasi tertinggi paripurna bintang lima tingkat nasional. Dengan penghargaan ini kita sudah sekelas dengan Rumah Sakit dr. Cipto Mangunkusumo dan RS. Siloam, “ jelasnya. 

Menurutnya, RSUD yang mencapai bintang Lima atau akreditasi paripurna untuk wilayah Banten hanya RSUD Cilegon dan  RSUD dr.Dradjat Prawiranegara, sedangkan rumah sakit yang lain, akreditasinya masih di bawah level bintang lima. Adapun proses penilaian, berlangsung selama empat hari dengan persiapan dua tahun dan dilakukan dengan independent dan ketat.
“Ada 15 bab yang diuji, penilainnya ditelusuri sampai ke pasiennya, benar enggak melakukan pelayanan, pengobatan,manajemen dan tata kelola, pelayanan rumah sakit, standart kedokterannya. Dan kita dianggap sudah lulus 15 bab tersebut. Kalau sudah lulus 15 bab sudah paripurna,kalau hanya lulus empat bab itu lulus perdana, “ ungkapnya.

Ia berharap dengan diterimanya akreditasi paripurna tersebut, RSUD Cilegon terus dapat meningkatkan pelayanan yang lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat. Nanti ada penilaian ulang setelah tiga tahun, tetapi setiap tahun ada penilaian untuk melihat kemajuan. “Kita sudah menerima penghargaan dua kali, yaitu pada awal tahun 2016 kita mendapatkan akreditasi utama atau bintang empat dan sekarang naik akreditasi paripurna atau bintang lima,” Katanya. 

  
Di tempat yang sama Wakil Direktur (Wadir) Pelayanan Dr. Hj. Sri Rustiati MS, turut menambahkan keterangan dari segi sistem kerja sumber daya manusia. Dalam menghadapi akreditasi, koordinasi berjalan secara top down dan bottom up. Semua perintah dari pimpinan dijalankan bawahan dan dibarengi usulan dari bawah ke pimpinan. Alur inilah yang turut mensukseskan proses akreditasi . Kerjasama dari 500 sumber daya manusia ini  yang menjadi kekuatan terbesar sehingga persiapan akreditasi yang berjalan singkat dapat berhasil,”Akreditasi ini tidak hanya sekadar visitasi dan selesai. Namun terus menerus,  terutama dalam hal implementasi, Sehingga diharapkan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat menjadi lebih baik dan  terus diperbaiki, karena itulah tujuan sebenarnya dari akreditasi,” ungkapnya. (Adv)

(Lidya)