7 Bulan Honda Belum Dibayar, Guru Madrasah Ancam Demo Pemkot Cilegon

88

Medianews.co.id,- Tenaga Honorer Daerah (Honda) Guru Madrasyah di duga belum dibayarkan selama 7 bulan semenjak Januari 2019 oleh Pemkot Cilegon melalui Kesra Bintal ke Depag Cilegon.

Seperti yang di ungkapkan Ahmad Jajuli selaku Forum komunikasi Finiah Takmiliyah (FKDT) Cibeber mengungkapkan, ada ribuan guru madrasyah yang belum menerima honor dari pemerintah kota cilegon.

“Ada 2000 tenaga honorer yang belum dibayarkan” ungkapnya.

Ia juga meminta kepada Pemerintah Kota Cilegon agar lebih memperhatikan kesejahteraan kepada para guru madrasyah.

“Biasanya lancar setiap 6 bulan sekali sekarang udah lewat, harus segera dicairkan lah, karena para guru-guru madrasyah sangat mengharapkan, kepada pemerintah kota cilegon agar selalu memperhatikan kesejahteraan para guru madrasyah,”tambahnya.

Diketahui, para guru madrasyah hanya mendapatkan honor 400.000 perbulan dari pemerintah kota Cilegon namun hingga saat ini belum diturunkan.

“Honor guru madrasyah sekarang masih 400.000, beda dengan honor guru Sekolah Dasar,”

Hal senada dikatakan. H. Jawadi selaku kepala Madrasyah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Karang Tengah, Jika tidak ada kejelasan dari pihak pemkot cilegon para guru honorer madrasyah mengancam akan mengadakan Aksi.

“kita melihatnya kasihan, kepada para guru guru madrasyah ini padahal honor ini sangat diharapkan, seharus nya pemerintah cilegon ini lebih serius memperhatikan kesejahteraan para guru – guru madrasyah”

“Jika dibulan ini tidak ada pencairan untuk para guru madrasyah, mungkin kita akan adakan aksi ke pemkot dan DPRD Cilegon,”tandasnya.(priadz)