Abaikan Kesepakatan Bersama, Puluhan Warga Datangi PT RDMP Balikpapan dan Kantor Kelurahan Karang Asem

20

Medianews.co.id,_ CILEGON,- Puluhan warga Link Curug Gerotan Rw 06 Kelurahan Karang Asem, Kecamatan Cibeber menggruduk PT RDMP Balikpapan, untuk mempertanyakan hasil musyawarah kesepakatan bersama antara pihak perusahaan dengan warga sekitar yang disaksikan oleh pihak Kelurahan Karang Asem serta pihak kepolisian, pada hari Jumat, 20/11/2020, terkait rekrutmen tenaga kerja lokal serta mendesak pihak perusahaan untuk segera membuat perizinan Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL).

Menurut Bahroni selaku Rt 03 Link Curug Gerotan Kecamatan Cibeber mengatakan, perusahaan tersebut dari awal pembangunan hingga beroprasi diduga tak mengantongi perizinan Amdal.

“Jadi intinya mah mengenai izin lingkungan aja yang belum ada, Selama ini (red_pihak perusahaan) belum ada untuk beretikat baik kepada warga dan bersilaturahmi dari pihak perusahaan tersebut, belum ada, apalagi untuk mengurus izin lingkungan nya,” katanya.

Ia menambahkan, sudah beberapa kali dilakukan musyawarah mufakat antara warga dengan pihak perusahaan namun belum ada realisasinya.

“Sudah jelas adanya kesepakatan bersama, kenapa pihak perusahaan tidak merealisasi tuntutan kami, malah seolah olah menyepelekan kesepakatan itu,” tambahnya.

Hal senada dikatakan Munaji, dirinya bersama warga menuntut kepada pihak perusahaan untuk segera mengurus perizinan terlebih dahulu dan harus memprioritaskan rekrutmen tenaga kerja dari warga setempat.

“Sebetulnya kita kan legowo, ya artinya dalam posisi investasi kita sudah menerima semua lah, akan tetapi ada suatu hak yang memang harus kami perjuangkan, sehingga masyarakat kami geram ketika perjanjian perjanjian yang tidak pernah ditemui tututan dan aspirasi kami belum pernah adanya realisasi yang pantas sehingga ini menjadi polemik,” tegasnya.

Ia juga meminta agar pihak pemerintahan setempat agar menekan pihak perusahaan agar tidak beroprasi terlebih dahulu, dikarenakan diduga ada perizinan yang belum di tempuh.

“Hari ini masyarakat datang ke pihak kelurahan untuk meminta, untuk sementara tidak boleh adanya oprasi terlebih dahulu sebelum pimpinan perusahaan itu datang menemui warga, agar tidak adanya konflik antara masyarakat dan pihak perusahaan,” tandasnya.

Ditempat yang sama Wawan selaku perwakilan dari pihak PT RDMP Balikpapan, ketika dihubungi sekertaris Lurah Hilman Stiaji melalui telepon selularnya mengatakan, dari beberapa tututan warga terkait rekrutmen, pihaknya sudah melaporkan kepada atasannya.

“Rekrutmen pada tanggal 23 kan diperoses dua orang, yang tiga ini kan sudah saya kirim ke balik papan, dan ituq lagi di proses, dan terkait amdal kita sudah sampaikan kepada pihak perusahaan,” ucapnya. (Red)