Apa Hasil Dari Aksi Penolakan RUPS KS?

1201

Medianews.co.id – CILEGON, Aksi penolakan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT. Krakatau Steel (KS) pada 18 April 2018, yang dilakukan oleh segenap elemen masyarakat Kota Cilegon yang mengatasnamakan ‘Front Geger Cilegon Banten’ pada Kamis (26/4/2018) dengan melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung Teknologi perusahaan BUMN besi baja terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Dari aksi tersebut, diketahui bahwa telah ada pertemuan antara 10 perwakilan pendemo dengan pihak Direktur Umum (Dirut) KS, Mas Wigrantoro dan Komisaris Independen di Rumah Dinas Dirut KS pada Minggu (29/4/2018) malam. Hal ini terungkap dari status dan postingan foto-foto salah satu perwakilan pendemo Isbatullah Alibasja, melalui akun Facebooknya berikut ini:

“Sesuai dengan keinginan massa aksi di tanggal 26 April, bahwa harus ada pertemuan khusus dengan Dirut KS dan Komisaris Independen, Alhamdulillah akhirnya 10 orang perwakilan Front Geger Cilegon Banten diterima oleh Dirut KS dan Komisaris Independen di rumah dinas Dirut KS malam ini, pertemuan berlangsung dalam suasana yg hangat dari jam 19.00 s.d 23.00 WIB.”

“Kami menyampaikan aspirasi perihal tuntutan masyarakat cilegon/banten yg menghendaki adanya perwakilan tokoh masyarakat cilegon yg duduk sebagai komisaris independen di PT.KS Grup juga SDM Lokal yg duduk di jajaran direksi.”

“Surat kesepakatan yg kami buat akan dibahas dan ditindaklanjuti oleh Dirut KS dan Komisaris Independen pekan depan.”

“Kita akan terus mengawal tuntutan kita hingga dipenuhi oleh Dirut KS dan Komisaris.”

“Demikian informasi yg dapat kami sampaikan pada sahabat-sahabat, kami ucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak atas doa dan dukungannya.”

Akan tetapi, dari pertemuan itu juga tersebar kabar akan adanya penyerahan titipan nama-nama dari 10 perwakilan Front Geger Cilegon Banten (pendemo) tersebut untuk “jatah” Komisaris di beberapa anak perusahan PT. KS yang kabarnya RUPS akan dilaksanakan pada pekan ini.

Saat dikonfirmasi, salah satu perwakilan pendemo dari Ormas Badak Banten Dwi Qorry membenarkan pertemuan tersebut. Namun pihaknya enggan membeberkan apa hasil dari pertemuan itu.

“Iya kemarin malam ada pertemuan dengan Dirut KS saya ikut, hanya mengajukan usulan saja. Gak tahu hasilnya. Kalau titipan nama-nama itu gak ada tuh, tapi gak tahu kalau diluar saya,” ungkapnya saat dihubungi melalui telepon genggamnya, Senin (30/4/2018)

Begitu pun ketika menayakan hal tersebut kepada Ibrohim Aswadi Panglima Garda Al-Khairiyah, pihaknya terkesan tertutup saat ditanyakan soal titipan nama-nama untuk menduduki komisaris di anak perusahaan KS.

“Saya lagi sibuk ini, iya kemarin ada pertemuan. Kalau hasil pertemuan coba tanya saja sama koordinatornya gak enak kalau beda. Cak Moel,” katanya, melalui telepon.

Namun ketika ditanyakan kepada Cak Moel (Mulyadi Sanusi) selaku Ketua Presidium PPMC. Pihaknya hanya merekomendasikan apa yang dituliskan oleh Isbatullah Alibasja di Facebooknya itu.

“Iya, di Facebooknya kang Isbat sudah dishare,” jawabnya singkat, di pesan Whatsapp.

Suatu jawaban yang membingungkan memang. Sementara itu, ketika di konfirmasi, Dirut PT. KS Mas Wigrantoro, hingga berita ini diturunkan belum memberikan jawaban di pesan Whatsappnya. (Lidya)