Asperapi Banten Gelar kegiatan Banten MICE Forum (BMF) Ke II

51

Medianews.co.id– Cilegon, – DPD Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (Asperapi) Banten menggelar kegiatan Banten MICE Forum (BMF) II di The Royal Krakatau Cilegon, Jumat (23/8/2019).

Pada kesempatan tersebut Asperapi Melakukan MOU dengan Dinas Pariwisata Propinsi Banten yang berkomitmen memajukan pariwisata melalui ivent dan pameran, MOU pun dilakukan dengan Juru Sembelih Hewan Halal (Julehah) di banten, serta MOU dengan Federasi Pencak silat, yang juga akan melakukan ivent kultur budaya berskala internasional, serta Forum Komunikasi Pengusaha Cilegon (FKPC).

Acara tersebut merupakan ajang silaturahmi para pelaku pariwisata, pelaku destinasi maupun terkait industri MICE (Meeting, incentive, convention and exhibition).

Seperti yang dikatakan Deden Sunandar selaku Ketua DPD Asperapi Banten mengatakan, BMF ini adalah salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh Asperapi Wilayah Banten yang ke – 2, sebelumnya kegiatan ini sudah di selenggarakan oleh dinas pariwisata dan salah satu stake holder, kita melihat bahwa kegiatan ini dapat menjadi wadah silaturahmi bagi para pengusaha pelaku pariwisata yang terkait dengan industri mice.

“Tahun ini kita sudah mempersiapkan ivent baik skala nasional maupun internasional dan akan dilaksanakan di tahun depan, diantaranya ivent budaya baduy silat adventure disini kita akan mengundang para wisatawan untuk bermain silat di baduy,” katanya.

Ia menambahkan Ada 12 Ivent yang sudah disiapkan untuk tahun depan, serta akan mengdakan road show ke 8 Kabupaten atau Kota.

“Termasuk di dalamnya ada ivent yang sifatnya pelatihan yang dilaksankan ditingkat lokal, seperti Juru Sembelih Hewan Halal (Juleha), pelatihan Event Organizer (EO) kita akan rutin disetiap bulannya dan road show ke 8 Kabupaten atau Kota sebagai upaya untuk menyebarkan virus agar mereka mau menjadi pengusaha EO dan Pameran, kemudian iven selanjutannya untuk nasional salah satunya silat baduy, silat camp, cilegon industrial expo,”

“Beberapa pameran juga sedang kita siapkan tahun ini, diantaranya royale wedding, walaupun kita banten tapi kita mencoba segmentasinya kita gelar berkelas nasional,”Tambahnya.

Lanjut, dirinya juga ingin berkontribusi berkontribusi pada kunjungan pariwisata, dan untuk Asperapi pada dua atau tiga tahun terakhir.

“Ini kurang lebihnya, kami menyedot wisatawan sampai 2 juta dan ini memang belum ada datanya di pariwisata, setidaknya kami ingin berkontribusi 2 juta wisatawan terhadap pariwisata yang bersumber dari beberapa kegiatan ivent ataupun pameran yang kita lakukan oleh anggota – anggota kita di Banten, di ICE BSD, dan di The Royale Krakatau,” lanjutnya.

pelaksanaan pameran yang dilaksanakan pada tahun 2019 dirinya mengatakan ada sekitar 35 di luar ICE BSD

“Untuk pameran sendiri yang sudah dilaksanakan beberapa tahun ini dari 2019 sekiar 35 di luar ICE BSD ya, kalau kita gabungkan sekitar 85 hingga 150 ivent,”ujar Aden.

Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (Asperapi) akan terus mendorong para pelaku usaha agar mengadakan event pameran.

“Tahun depan kita sudah punya dua event besar yakni kujang day festival di jawa barat, parang day festival di jawa timur, dan Keris Day Festival di malaysia.” tandasnya.(red)