Baju Baja Serahkan Mesin Industri Menengah Kecil Kepada Desa Kreatif

97

Medianews.co.id,- SUBANG – Pemanfaatan sumber daya alam hasil hutan bukan kayu merupakan bidikan Bambu Juara Bambu Jawa Barat (BAJU BAJA) dalam pelaksanaan Program yang di usung Hijau Lestari Indonesia.

Bertempat di aula Desa Ciaseum Girang, Kabupaten Subang yang berada tepat di pinggir jalan Utama Pantura. Ketua Program Bambu Juara Bambu Jawa Barat (BAJU BAJA) Oki Hikmawan Menyerahkan Bantuan Sarana Usaha berupa mesin industri menengah kecil.
“Ini sebagai upaya peningkatan produksi, dan pengrajin Bambu yang telah mengikuti beberapa kegiatan pelatihan Baju Baja sebelumnya” Ucap Oki Hikmawan.Minggu, 17/03/2019.

Ia menambahkan, penyerahan 2 paket bantuan sarana usaha, yang langsung diterima oleh kepala Desa Ciaseum Girang dan Desa Kalijati Timur, yang merupakan rangkaian program BAJU BAJA yang selama ini berjalan di Provinsi Jawa Barat.

“Selain penyerahan Bantuan Sarana Usaha kami dari team Baju Baja juga dapat kesempatan berkunjung ke Bengkel Bambu milik Desa Ciaseum Girang, dan kami pun lanjutkan dengan paparan singkat perihal design produk, setelah itu dengan uji coba dan praktek langsung penggunaan alat kerja oleh team Baju Baja,” tambahnya.

Kegembiraan para pengrajin disampaikan oleh AEP dan juga selaku ketua kelompok kerja Hijau Lestari Indonesia (HLI) unit Ciaseum Girang.Dimana potensi pengrajin dan motivasi kami, dalam meningkatkan kualitas produksi.

“Bambu akan lebih terpacu dengan adanya mesin mesin yang membantu kami dalam proses berkreasi, untuk peningkatan kualitas kerajinan Bambu di Kabupaten Subang,” Katanya.

Ia juga berharap program BAJU BAJA dapat menghasilkan produk produk yang berkualitas.

“Kami berharap dan mudah mudahan dapat bersinergi dengan program BAJU BAJA untuk menghasilkan produk yang berkwalitas bagi produk Jawa Barat yang berbasis Hand Craft, Ucapnya.

A.Hidayat sebagai kepala Desa Kalijati Timur kabupaten Subang yang juga menerima BSU di dalam kegiatan tersebut.
“Langkah positif program Baju Baja yang memberikan Mesin Industri Menengah Kecil merupakan hal yang dinantikan oleh seluruh pengrajin, selain dapat meningkatkan kuantitas produksi, maka Mesin mesin ini akan meningkatkan kualitas hasil kerajinan bagi pengrajin bambu yang telah dilatih oleh Bambu Juara,” tegasnya.

harapan para kepala Desa dengan adanya potensi kerajinan Bambu di desa mereka maka dapat meningkatkan pemberdayaan masyarakat desa yang sesuai dengan tujuan pemerintah Provinsi Jawa Barat

“Kita berharap dapat meningkatkan hasil potensi Desa untuk menjadi sebuah produk unggulan Jawa Barat, dan Mesin Industri Menengah kecil ini akan menjadi inventaris desa, yang selanjutnya menjadi kewajiban Desa untuk merawat dan menjaganya sampai satu tahun kedepan, sebagai bagian kesepakatan program antara Desa dan Panitia Pelaksana Program Baju Baja, yang tertuang dalam berita Acara. Dan Senantiasa peluang yang begitu besar yang dilaksanakan Hijau lestari Indonesia, agar menjadi tolak ukur untuk pemberdayaan Desa secara maksimal di Provinsi Jawa Barat.” tandasnya.(MH)