BMI dan Pasukan Amal Sholeh (Paskas)  Gelar launching Pojok Baca Munzalan

44

Medianews.co.id,- Serang – Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin meresmikan pojok baca Baitulmaal Munzalan Indonesia (BMI) di Soyog, Taktakan, Serang, Banten, Jumat (30/10/2020).

Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin mengatakan, Pemkot Serang mengapresiasi adanya pojok baca pojok baca Baitulmaal Munzalan Indonesia (BMI) dalam menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat dengan adanya kegiatan minat baca.

“Harapannya mudah-mudahan dengan adanya launching Pojok Baca Munzalan ini buat menjadikan pintu masuk bagi para donatur, dan orang tua asuh yang sudah sejak awal dua tahun yang lalu diawali oleh branch manager BMI dan Pasukan Amal Sholeh (Paskas).  Tapi Alhamdulillah dengan kebersamaan Paskas yang dipimpin oleh Irfan cs Alhamdulillah BMI menunjukkan  betapa pedulinya  BMI ke umat kita. Sekali lagi apresiasi dan selamat dan sukses atas launching Pojok Baca Munzalan,” ucapnya.

Menurut Subadri, minat baca di Kota Serang Pemkot sudah menyediakan   pojok-pojok baca di pusat keramaian di kelurahan.

“Nah dalam rangka mencerdaskan anak bangsa dan meningkatkan minat baca Pemerintah Kota Serang  belum  maksimal, baru menyediakan pojok baca di tiap keramaian dan masing-masing kelurahan,” ungkapnya.

Penggiat BMI atau Branch Manager BMI Banten Irfan Herdiansyah menambahkan minat baca di Kota Serang  berdasarkan penelitian masih rendah
termasuk se-Indonesia 0,01 sekian persen minat baca dari masyarakat Indonesia.

” Makanya miris sekali minat baca di Indonesia terutama khususnya mungkin di Kota Serang sangat rendah sekali.
Kami punya keinginan bersama dengan Pemkot Serang untuk menggiatkan gemar baca di Kota Serang khususnya kepada generasi anak muda, santri maupun pelajar karena saat ini diserbu oleh kemajuan teknologi seperti gadget, handphone, sehingga membuat anak-anak malas untuk membaca buku,” terangnya.

Ia berharap, Pemkot membantu program-program atau aplikasi yang mampu menarik generasi muda, masyarakat maupun pelajar dalam meningkatkan minat baca.

“Kami sedang berupaya membuat program-program yang dapat menarik masyarakat  datang ke pojok baca ataupun ke perpustakaan, Maka dari itu  jangan kalah sama mall, dan tempat-tempat hiburan yang mengajak mereka tertarik pada mainan,” ungkapnya.( ana/ red)