BPOM Dan Pihak Kepolisian Banten Gagalkan Pengiriman Produk Kosmetik Ilegal

977

Medianews.co.id – Serang, Badan Pengawas Obat Dan Makanan (BPOM) Banten dengan Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan ( KSKP) Merak, Kepolisian Sektor Merak , Kepolisian Sektor Pulo Merak , Balai Karantina kelas II Cilegon dan Stasiun Karantina Perikanan, telah menggagalkan pengiriman produk kosmetik ilegal yang di angkut menggunakan satu unit mobil jasa ekspedisi di sebuah stasiun pengisiian bahan bakar umum (SPBU ) di daerah Nur , Merak. minggu malam, 25 /03 .
Mobil tersebut di bawah ke kantor Balai Karantina Pertanian kelas II Cilegon untuk di periksa lebih lanjut .

Pemeriksaan menujukkan dugaan adanya praktik pengiriman produk kosmetik ilegal dari wilayah Sumatera dengan tujuan ke Jakarta melalui Pelabuhan Merak Banten, dari dalam truk berwarna merah dengan nomor polisi BM 8130 RY tersebut .Petugas menemukan kotak – kotak yang memuat kosmetika ilegal merek RDL Hydroquinone Tretionin Babyface sebanyak 1.055 karton (@128 pieces). Dikirakan nilai keekonomian tersebut mencapai lebih dari 5 Milyar rupiah,” terangnya Kepala BPOM RI Penny K. Lukito saat ekspos di Kantor BPOM Provinsi Banten, Selasa (27/3).

Sementara itu pada saat ditemukannya produk ilegal tersebut yang dikemas dalam karton – karton polos hanya bertuliskan tanggal kadaluarsa dan disertai satu lembar surat jalan, dari hasil pantauan petugas , produk kosmetika ilegal akan diedarkan di berbagai wilayah di seluruh Indonesia, karena produk ilegal tersebut mengandung bahan yang dilarang.

BPOM RI telah melakukan penyitaan atas seluruh produk kosmetika ilegal , sebagai tindak lanjut dari temuan ini, “kami juga sedang melakukan proses investigasi kepada pemilik / penanggung jawab produk dengan dugaan pelanggaran terhadap pasal 196 dan pasal 197 UU No . 36 Tahun 2009 tentang kesehatan , yaitu mendistribusikan produk sediaan farmasi jenis kosmetika tanpa izin edar dan mengandung bahan dilarang dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak 1,5 miliar rupiah,” tuturnya Kepala BPOM RI Penny K . Lukito

Menambahkan, terkait dengan maraknya ditemui peredaran produk ilegal , Kepala BPOM RI kembali meminta kepada seluruh pelaku usaha di bidang obat dan makanan untuk mematuhi segala peraturan perundang – undangan yang berlaku . masyarakat juga di harapkan untuk berhati hati dalam memilih produk yang akan di konsumsi , jangan membeli atau mengkonsumsi produk kosmetika yang tidak memiliki izin edar,” tambahnya. (Sunah)