Bumdes Potensi Sejahterakan Masyakat Desa

921

Medianews.co.id – Serang, Pemerintah Kabupaten Serang melalui program Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) akan membentuk Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di Kabupaten Serang. Dengan harapan, menaikan status Desa yang berkembang menjadi mandiri. Hal itu dikatakan Kepala DPMD Abdullah setelah sosialisasi kepada puluhan petani di Kabupaten Serang. Saat Soialisasi Abdullah diampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Serang Dadan Hermawan dan perwakilan dari PT Artageraha Nirwamudin Erlangga.

Abdullah menjelaskan, rencana tersebut merupakan tindak lanjut hasil Memorendum Of Understanding (MOU) Pemkab Serang dengan Kementrian Desa Tertinggal yang akan memberdayakan Bumdes untuk dikelola secara baik. “Pertama kita bentuk unit di masing-masing Desa terlebih dahulu seperti pertanian, peternakan dan perkebunan yang akan dibina oleh pihak perusahaan,” ungkapnya saat ditemui setelah sosialisasi di Aula Dinas Pertanian, Kamis (26/04/2018).

Ia melanjutkan, potensi SDA di Desa cukup tinggi dan bisa meningkatkan pendapatan hasil Desa. Sehingga, berpengaruh terhadap kesejahteraan warga Kabupaten Serang. “Secara perlahan kita bangun secara pasti. Titik akhirnya adalah kesejahteraan bagi Kabupaten Serang mengalami peningkatan pada Kesehatan, pendapatan, dan pendidikan,” imbuhnya.

Saat ini, DPMD terus melakukan sosialisasi agar Bumdes bisa terbentuk di Kabupaten Serang yang berdampak pada peningkatan bumdes. Hal itu, terbukti dengan jumlah Bumdes yang terus bertambah dari 30 menjadi 52 Bumdes yang aktif.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Serang Dadan Hermawan, Kabupaten Serang memiliki potensi pada sektor perkebunan, pertanian, dan peternakan yang sudah tersebar di masing-masing Desa yang akan melibatkan petani untuk mengembangkan usaha pertaniannya. “Kita akan bersinergi dengan DPMD dan melibatkan pihak UMKM setempat ,” tuturnya.

Dadan juga berencana, akan mendorong di setiap Kecamatan terdapat Bumdes di satu Desa sebagai pilot project Bumdes .” Kita akan cari titik centralnya dan didorong menjadi percontohan bagi Desa lain untuk mempercepat adanya bumdes melalui usaha pertanian,” ujarnya.
Berikutnya, Kata Dadan, akan melakukan pertemuan khusus dengan pihak perusahaan dan Kepala Desa agar memiliki satu tujuan saat menjalankan program tersebut.

Selain itu, perwakilan PT Artageraha Nirwamudin Diaugraha Erlangga mengatakan, Program menjadi Desa mandiri dilakukan dengan cara memberdayakan masyarakat untuk membentuk produk unggulan kawasan pedesaan dan Bumdes. “Kami mengarahkan masyarakat untuk bisa mengelola keuangan, akses permodalan pinjaman dan memperluas akses pemasaran masyarakat,” katanya. (Sunah)