Darul aman, Raih Juara I Tahfiz Usia 12-16 Tahun.

121

Medianews.co.id,- IDI rayeuk, Aceh Timur-Ketua Panitia Fiasat PPKPM UIN Ar Raniry Banda Aceh Tahun 2019, Hanif, dalam laporannya menyebutkan, sejumlah katagori yang diperlombakan se-Aceh Timur.(29/4/2019)

Yakni Tahfiz Putra Putri Usia 6-12 Tahun, Tahfiz Putra Putri 12-16 Tahun, Fahmil Qur’an Putra Putri, Pidato Remaja Putra Putri, dan Khutbah Jumat serta Katagori Adzan.

Dalam ajang yang di lakukan oleh mahasiswa/i ini mengumumkan Kecamatan Darul Aman, sebagai Juara Umum meraih Juara I Tahfiz Usia 12-16 Tahun (Hafidhatul Husna Mura). Juara I Fahmil Qur’an Putri (Skor 1.150). Juara II Fahmil Qur’an Putra (Skor 450). Juara II Tahfiz Putra Usia 12-16 Tahun (M. Malik Fasha). Juara III Tahfiz Putra 6-12 Tahun (Ahmada Rizik Al-Farasy).

Acara penutupan dan pembagian hadiah di laksanakan di pusat lapangan upacara pemerintah Aceh timur.

Bupati Aceh Timur H. Hasballah HM.Thaib, SH, melalui Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur, Saiful Basri, S.Pd, M.Pd, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan PPKPM Terpadu Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Ar Raniry Banda Aceh di Aceh Timur dinilai berdampak baik terhadap perkembangan dunia pendidikan, apalagi ditugaskan menjelang Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2019.

“Kebaradaan para mahasiswa/i dari UIN Ar Raniry Banda Aceh, sangat positif di Aceh Timur, karena sejak ditugaskan terus membantu pihak sekolah baik dalam mengajar dan mendidik siswa diberbagai jenjang,” kata Saiful Basri, S.Pd, M.Pd, Sebagai Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur.

“Bahkan turut membantu siswa saat try out hingga menjelang UNBK,” Ungkap Saiful Basri seraya berpesan agar PPKPM tahun depan kembali dipilih Aceh Timur sebagai tempat studinya.

Dalam kesibukan menyelesaikan studi PPKPM, Saiful Basri menilai para mahasiswa/i telah mencetak kader hafiz dan kader ulama cilik dalam berbagai perlombaan yang digelar ditingkat kabupaten setelah dilakukan seleksi ditingkat kecamatan.

Terimakasih kami mewaliki Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, untuk mahasiswa/i PPKPM yang telah mengabdi dalam masyarakat.

“Muda-mudahan pengalaman dalam masyarakat menjadi ilmu yang berharga,” ujar Saiful Basri.(Dedi)