Diduga, Lapak “Kencingan” Solar Ilegal di Wilayah Hukum Cilegon Berjalan Aman.

9

Medianews.co.id,- Cilegon,- Dugaan Penyelewengan dan Penyelundupan Bahan Bakar Minyak (BBM) berupa pencurian BBM industri yang tidak sesuai pada tujuan “kencingan”, atau di tengah jalan diselundupkan oleh para oknum untuk diperjual belikan, didapati ada di wilayah hukum Kota Cilegon.

Tepatnya di sisi Jalan Cilegon-Merak tepatnya di depan Pom SPBG, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol. Kawasan yang strategis transit perlintasan armada truk-truk lintas Jawa-Sumatera.

Dari hasil penelusuran wartawan, didapat informasi dari warga Cilegon yang enggan disebut namanya, mengatakan adanya dugaan aktifitas jual beli solar di lapak tersebut dengan sering keluar-masuknya kendaraan angkutan BBM solar industri.

“Ada lapak penimbunan solar diduga ilegal di wilayah Gerem, ini termasuknya berani karena ada dipinggir jalan tapi sudah bertahun-tahun jalan aman aja. Soalnya kalau lihatnya tempatnya cuma kaya gitu masa sih punya ijin resmi. Coba saja tanyakan perijinannya,” ungkap warga sekitar, kepada wartawan. Senin (19/1/2020).

“Pantau aja bang, kalau bisa ambil video truk solar masuk yang sedang kencing,” imbuhnya.

Dari pantauan langsung di lokasi lapak yang dimaksud, sedang dalam keadaan tertutup dengan pintu seng. Namun ketika didekati, terdapat adanya tumpukan drum-drum di dalamnya.

Saat coba dikonfirmasi, pemilik lapak yang diketahui bernama Alex, terkait kegiatan dan perijinan di lapak tersebut. Pihak pemilik lapak belum bisa ditemui wartawan. Penjaga lapak ketika ditanyakan, mengatakan pemilik lapak sedang tidak ada di tempat.

“Bundanya gak ada, jarang ke sini kalau lagi sepi. Bang Alex juga gak ada,” ucapnya singkat.

Jika benar dalam lapak tersebut menimbun dan memperjual-belikan solar, diduga telah menyalahi Undang-undang Nomor 22 Tahun 2001 Tentang Minyak Gas Bumi (Migas). (tim red)