Ditengah adanya penyebaran virus COVID-19 Direskrimsus Polda Banten Sidak Harga Bahan Pokok

24

Medianews.co.id,- Serang – Ditengah adanya status Kejadian Luar Biasa (KLB) di Provinsi banten dalam menangani Covid-19, satgas pangan polda banten yang dipimpin oleh Dirreskrimsus polda banten Kombes Pol Nunung yang di wakili oleh Kasubdit 1 Indag Polda Banten Akbp Dedi Darmawansyah melaksanakan giat pengecekan harga dan ketersedian bahan pangan dan pokok di pasar rau, Selasa (24/03/2020).

Kegiatan tersebut dalam rangka pengecekan sembako dan mengantisipasi kenaikan harga serta memastikan adanya informasi bahwa pasar rau akan tutup melakukan lockdown karena untuk antisipasi adanya wabah virus COVID-19.

Direskrimsus polda banten Kombes Pol Nunung melalui Kasubdit 1,Indag Diskrimsus, Polda Banten Akbp Dedi Darmawansyah menjelaskan, di tengah Wabah virus COVID–19 kita mendapatkan informasi bahwa pasar rau akan tutup melakukan lockdown, untuk memastikan itu kami melakukan pengecekan dan antisipasi pasar, ternyata pasar tidak ada yang tutup, tetap berjualan seperti biasanya.

“Cuma yang jadi masalahnya dari pihak pasar harga normal cuman ada beberapa komoditi harganya sempat naik tapi turun lagi, akibatnya pembeli berkurang,” Ungkap Dedi.

Dari hasil Pengecekan dari beberapa toko sembako milik pak ali penjual beras harga normal dan tidak ada kenaikan Rb. 11.000/liter, cabe merah besar Rp. 26.000 perkilo, Bawang merah Rp. 35.000 kg
Bawang bombay Rp. 100.000, kg, Kacang ijo Rp. 21.000, kg, Kedelai Rp. 9.000,-kg dan Bawang putih Rp. 35.000 kg.

“untuk harga bahan pokok saat ini masih normal namun untuk pembeli menurun dikarenakan waspada COVID-19 sosial distancing, Selain itu kita upayakan memberikan saran atau sosialisasi terkait COVID-19 kepada para pedagang dan pengunjung Pasar Rau Serang untuk selalu waspada dan lakukan keberhasilan serta rajin mencuci tangan”, Ujarnya.

Selain pengecekan, kegiatan ini salah satu bentuk pemantauan program prioritas ke 2 yaitu pemantapan harkamtibmas agar masyarakat dapat beraktifitas secara normal dan tidak menimbulkan kepanikan karena y
tidak tersedianya kebutuhan pokok di pasar, untuk menjaga stabilitas ekonomi dan menghindari penimbunan bahan pokok di tengah Wabah virus COVID-19.

“Maka dari itu kita menghimbau agar masyarakat senantiasa bersama-sama mencegah penyebaran virus corona dengan menjaga kebersihan serta melakukan pola hidup sehat dan mematuhi aturan pemerintah dalam mencegah dan menghindari penularan virus COVID-19,” tutupnya. (Anna/red)