DPM-DESA JABAR Potensial Pembentukan 100 Desa Kreatif Melalui ‘Baju Baja’

125

Medianews.co.id,- Bandung – Wujud nyata Pemberdayaan Desa meningkatkan taraf hidup dan keterampilan masyarakat desa melalui potensi pemberdayaan masyarakat desa yang berkesinambungan.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Barat mendukung penuh program Baju Baja yang dipelopori oleh Hijau Lestari Indonesia (HLI). Hal tersebut diungkapkan secara langsung Oleh Kepala Dinas DPM-Desa JABAR H.DEDI SUPHANDI, S.STP, M.Si dalam audiensi program Bambu Juara Bambu Jawa Barat (Baju Baja) di Kantor DPM-Desa Jabar, Jalan Soekarno Hatta Kota Bandung. Senin,15/04/19.

KADIS DPM-Desa menyatakan secara langsung dukungannya karena baju baja ini mau berproses sebagai gagasan yang bagus bagi perkembangan industri desa yang berbasis kearifan lokal, selain dari pemanfaatan maka Baju Baja sudah mendapatkan peluang pasarnya dengan penetrasi ke Hotel dan tempat wisata di wilayah Jawa Barat pada khususnya, yang berkaitan dengan program yang sedang dilaksanakan oleh Dinas DPM-Desa ONE VILLAGE ONE COMPANY (OVOC).

Keberadaan program yang datang dari Hijau Lestari Indonesia ini menjadi potensi gagasan yang baik karena sudah berfikir dari hulu ke Hilir Ujarnya Di konfirmasi setelah selesai audensi ketua program Oki Hikmawan yang Di damping oleh Inkubator dan team pelaksana BAJU BAJA Kabupaten Sumedang Arifin Fathur sebagai Panitia program menyatakan kegembiraannya karena dukungan yang datang cukup luar biasa dari DINAS DPM-Desa, selain kemitraan yang akan dibangun sebagai potensi promosi maka DPM Desa Mempersilahkan Baju Baja untuk menciptakan INOVASI produk unggulan Desa agar dapat menjadi menthoring bahkan fasilitator yang melaksanakan pendampingan secara langsung di lingkungan desa yang berpotensi dalam kaitan Pemberdayaan Masyarakat Desa secara langsung dan berkesinambungan.
“Karena DPM-Desa ada Program One village One Company, Menjadi dasar edukasi pendampingan untuk masyarakat, mungkin nanti informasi terkait Baju Baja ini akan nempel di program yang sudah ada dan berkemitraan dengan Dinas terkait,” Ungkapnnya

Disisi lain Kepala Dinas DPM-Desa menyatakan kolaborasi secara teknis serta mekanisme dan strategi penerapannya terhadap program Baju Baja akan dibicarakan secara berkelanjutan untuk mendorong terciptanya Kampung Bambu sebagai Desa unggulan di Jawa Barat.

Hadirnya pemerintah melalui Dinas DPM – Desa JABAR dalam dukungan penuh bagi program yang menjadi gagasan dari masyarakat sangatlah membantu sebagi bagian percepatan pembangunan JAWA BARAT JUARA LAHIR BATHIN, dalam Hal Pemberdayaan secara Langsung terhadap Masyarakat Jawa Barat pada khusunya.(MH)