Elemen Organisasi Mahasiswa Di Kota Cilegon Inginkan Krakatau Steel Bangkit

3

Medianews.co.id,- Cilegon – Elemen Organisasi kemahasiswaan di Kota Cilegon dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kota Cilegon, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Cilegon, Himpunan Mahasiawa Islam (HMI) Cabang Cilegon Ikatan Mahasiswa Cilegon (IMC) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Cilegon menilai berbagai pandangan terhadap PT. Krakatau Steel (Persero) Tbk, Jumat (8/9/2019).

Ketua PD KAMMI Kota Cilegon Ammar Abudzar mengatakan, Krakatau Steel sebagai BMUN, kita sepakat dan mendukung untuk pemerintah untuk menguatkan BUMN ini, sehingga BMUN memiliki power dan kebermanfaatan untuk masyarakat sekitar karena tagline nya kita tau bahwa BUMN hadir untuk negeri.

“Yang saya ketahui krakatau Steel setiap tahun mengalami kerugian, kalau setiap tahun mengalami kerugian kebermanfaatan apa yang diberikan kepada masyarakat. Karena perusahaan mengalami kerugian internal mereka pasti memikirkan bagaimana mengalami keuntungan dan bagimana menutupi gaji karyawan dan masyarakat belum terpegang dengan baik,” Katanya.

Sementara Ketua DPC GMNI Kota Cilegon Syaihul Ihsan menjelaskan presiden Soekarno pernah mengatakan bahwa Produksi Ekonomi adalah perutnya negara, Sebagai induknya industri, maka peranan industri baja adalah memberi dasar bagi perkembangan dan pembangunan jenis-jenis industri yang lain di Kota Cilegon dan banyak di rasakan manfaatnya buat masyarakat Kota Cilegon keberadaannya yang menjadi tonggak perubahan mengakibatkan Cilegon menjadi Kota dengan ratusan Industri sehingga berdampak pada peningkatan kondisi sosial dan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.

“Indikator peningkatan kondisi ekonomi masyarakat dapat dilihat dari peningkatan pendapatan masyarakat yang disebabkan adanya peningkatan penyerapan tenaga kerja di dunia Industri dan terbukanya peluang usaha yang lebih luas bagi masyarakat lokal, sehingga Krakatau Steel dirasakan berdampak kepada meningkatnya kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu Ketua HMI Cabang Cilegon Riyan Hidayat mengatakan, kita sempat mengkaji bahwa dalam pandangannya sengaja KS ini dibuat bangkrut yang nantinya akan dibeli asing, jika BUMN ini tidak bisa direvitalisasi dan diperbaiki.

“Pada prinsipnya semoga KS harus kembali Jaya lagi karena mengingat KS ini dulu menjadi pabrik baja terbesar di asia Tenggara. Dengan rencana restrukturisasi harusnya ada solusi untuk efek dari restrukturisasi dan ada jalan tengah nya,” harapnya.

Selanjutnya, Ketua umum IMC Rizki Putra Sandika menjelaskan Histori perjalanan KS ini dari trikora ini luar biasa, saya rasa krakatau Steel harus dipertahankan namun banyak hal yang harus diperbaiki, karena memang dari bagaimana kebijakan pemerintah pusat persoalan baja lalu bagaimana ditubuh BUMN dan ditubuh krakatau Steel itu sendiri yang memang harus banyak dirubah.

“kalau dirasakan merata memang belum merata dengan adanya krakatau Steel buktinya banyak pengangguran dan susah masuk kerja ke krakatau Steel masyarakat Cilegon, tetapi saya tidak sepenuhnya menyalahkan krakatau Steel disini harusnya ada peran pemerintah bagaimana adanya disnaker ini harusnya membina bagaimana masyarakat Cilegon ini berkualitas tetapi sejauh ini tidak ada,” ungkapnya.

Disisi lain Ketua PC PMII Kota Cilegon Edi Djunaedi mengatakan berbicara krakatau Steel ini sedang bangkrut memang sedang bangkrut, dikarenakan dari tahun 2012 itu selalu mengalami defisit dan tidak adanya keuntungan yang memenuhi biaya-biaya produksi yang ada. Ketika Hadirnya Silmy Karim yang selama 8 bulan ini, bahwa hadirnya Silmy Karim menurutnya kalau ditinjau dari sisi Manajemen ini kan baik, karena dia mengurangi atau mengefisiensikan biaya produksi.

“Jangan sampai persoalan ini hanya di bebankan kepada krakatau Steel seharusnya ada keterlibatan pemerintah sebagai institusi yang melindungi segenap masyarakat,” ungkap Edi Djunaedi. (red)