GAS SUBSIDI 3KG LANGKA DI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR.

225

Medianews.co.id,- LAMTIM – Warga diKabupaten Lampung Timur kesulitan mendapatkan gas subsidi kemasan 3 kilogram. Pasalnya masyarakat desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai mengaku sudah tiga hari tidak memasak dikarenakan tidak mendapatkan gas tersebut, Sabtu (16/02/2019).

Mustofa warga Desa Margasari di Kecamatan Labuhan Maringgai, Mengatakan dirinya sudah tiga hari ini tidak memasak karena tidak tersedia gas kemasan 3 kilogram baik di pangkalan mupun warung-warung yang menjual tabung gas 3 kilo, sehingga untuk makan keluarganya harus membeli.

“Sudah tiga hari ini saya tidak masak, karena tidak dapat gas,” katanya Mustofa saat mencari tabung gas kemasan 3 kilogram di salah satu warung.

Ia menambahkan dirinya juga mengaku heran adanya gas 3 kilogram yang bersubsidi dari pemerintah bisa langka dan hal tersebut sudah berlangsung cukup lama.
“Saya heran mas padahal gas subsidi 3 kilo itu di peruntukan buat masyrakat, tapi setiap kehabisan gas untuk memasak, dan pas mau beli kita sulit mencarinya” tambahnya.

Mustofa juga berharap adanya kelangkaan gas 3 kilogram, pemerintah bisa secepatnya memberikan solusi agar tidak ada kelabgkaan gas 3 kilo untuk masyarakat.

“Saya berharap pada pemerintah terkait untuk secepatnya memberikan solusi agar masyarakat tidak kesulitan dalam mencari gas 3 kilogram untuk memasak,” harapnya.

Diketahui beberapa warung yang menjual tabung gas kemasan 3 kilogram tersebut kesulitan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, dikarenakan dari pangkalan ke pengecer hanya menerima 5 tabung gas yang berisi 3 kilo tersebut.

“Memang kelangkaan itu sudah berlangsung lama, hampir sebulan ini. Kalau pun pas ada, hanya beberapa tabung saja, dan langsung ludes terjual sehingga banyak warga yang tidak kebagian,” ungakap salah satu pemilik warung yang tidak mau diaebutkan namanya.

Menurut para pengecer tersebut kelangkaan itu terjadi karena pasokan dari agen atau pangkalan tidak lancar, dalam satu minggu hanya dijatah lima tabung gas.
“Pasokan dari pangkalan ke warung tidak lancar masa dalam seminggu cuma di jatah 5 tabung gas saja, iya pasti ga cukup untuk mencukupi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Syahrudin Putera selaku Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Lampung Timur Saat dikoonfirmasi mengatakan, Dirinya belum mengetahui adanya kelangkaan gas kemasan 3 kilogram disejumlah wilayahnya yang dikeluhkan masyarakat.

“Saya belum tahu, belum ada laporan dari Dinas Perdagangan, ini saya baru tahu, nanti saya segera koordinasikan dengan dinas perdagangan dan bagian ekonomi untuk mengecek dan mencari solusinya,” ujar Sekda Syahrudin Putera.(Aris)