Gerakan Dayak Nasional Aksi Demo Damai

11

Medianews.co.id,- Palangka Raya- Melanjuti gerakan Dayak nasional Kalimantan di Jakarta 29/8/19. Dengan kelanjutan itu Dewan Gerakan Dayak Nasional membentuk panitia aksi demo damai pada tanggal 5,/10/19. Yang akan dilaksanakan di Kalteng Palangka Raya Rumah Betang Hadurut Tilung Kota Palangka Raya.11/9/19.

Pembentukan Panitia Aksi demo damai Gerakan Dayak Nasional di percayakan pada korlap kordinator Kalteng di Palangka Raya, pembentukan panitia rampung tadi malam serta menyusun agenda agenda selanjut rapat evaluasi pematangan aksi damai gerakan Dayak Nasional.

Dalam jumpa pers malam pukul 24.00 WIB di rumah Betang Hadurut Tilung Kota Palangka Raya, Ketua panitia pelaksana Yuandrias, DIPl, PSC, MA Ketua – Prof Dr. Danes Jaya Negara, SE,M.Ac. Sektaris – Dr.Drs. Nico Demus R. Toun, MM Kordinator GDN dan Yusup Roni, S.Pd, Kordinator GDN.

“Gerakan Dayak Nasional Kalimantan yang akan dilaksanakan pada tanggal 5 Oktober 2019. Lokasi Palangka Raya yang turut hadir dalam aksi demo damai dari kordinator Provinsi-provinsi Kalbar, Kaltim, Kalsel, Kaltu dan Kalteng.
Agenda aksi demo damai ini menuntut Pemerintahan Jokowi – Ma’ruf nanti akan perduli dengan aspirasi masyarakat Kalimantan apapun bentuknya, antara lain menempatkan orang Dayak asli dalam Kabinet Jokowi- Ma’ruf di semua bidang dan hak Ulayat Dayak Kalimantan” ucap Yuandrias

Lain lagi yang dituturkan oleh Prof Dr Danes “Aksi Gerakan Dayak Nasional akan menurunkan 10 ribu lebih dari Provinsi dan ormas, OKP Dayak, Turunnya putra putri Dayak ini meminta keseriusan perhatian Pemerintahan Jokowi – Ma’ruf , selama 45 Tahun orang Dayak Kalimantan tidak diperhatikan baik segi infrastruktur maupun keterlibatan dalam Kabinet Pemerintahan Presiden RI dari Orde Baru sampai Jaman Elektronik, jaman perubahan di era keterbukaan ini.” Kata Danes.

Nico Demus juga menuturkan “Aksi demo damai Gerakan Dayak Nasional ini bertujuan membangkitkan ketertinggalan dari berbagai pembangunan tuntutan ini wajar selama puluhan tahun orang Dayak Kalimantan selalu di anak tirikan hasil bumi, hutan di kuras habis untuk membangun Jakarta, kita liat usulan orang Papua di respon oleh pemerintah pusat, kenapa kita tidak bisa, orang Dayak banyak yang mampu memimpin Daerah,jadi kami orang Dayak Kalimantan akan bersatu dalam bingkai NKRI, “tutup Nico Demus.(Hadiboy)