Gubernur Banten : Pesantren bisa menjadi motorik dalam rangka membangun kebersamaan silaturahi

10

Medianews.co.id,- Cilegon,- Keluarga Besar PB Al – Khariyah Kota Cilegon mengadakan acara silaturahmi dan buka bersama dengan Gubernur Banten Wahidin Halim dan para tokoh kesepuhan Banten. Dalam acara tersebut Ketua PB Al Khariyah Juga memberikan santunan kepada anak anak yatim piatu di gedung Kampus Al Khariyah, Jumat, 24/5/2019.

Menurut ketua PB Al-Khariyah H. Ali Mujahidin dalam Sambutannya mengatakan dalam ramadhan kali ini dirinya merasa bersyukur bisa berbuka bersama warga dan para tokoh serta anak yatim piatu.

“Ini bentuk rasa syukur kami Keluarga besar PB Al Khariyah mengundang bapak Gubernur, dan para kesepuhan, tokoh, pimpinan perusahaan, Masyarakat serta anak anak yatim piatu,”kata Ketua PB Al Khariyah yang sering disapa H Mumu tersebut.

Ia juga menambahkan dirinya menghimbau kepada warga Banten dan khususnya masyarakat Cilegon agar tidak ikut ikutan dalam keributan pasca pemilu 2019.

“Bahwa dengan perbedaan pandangan. Al – khariyah tidak masalah, dan Alhamdulilah pemilu di Cilegon kemarin Sampai saat ini masih aman dan kondusif, Alangkah lebih baik di bulan yang berkah dan maghfirah ini dengan fokus ibadah,”tambahnya.

Sementara itu Gubernur Banten Wahidin Halim di sela acara mengatakan adanya pesantren bisa menjadi motorik dalam menyatukan kebersamaan di pasca pemilu kemarin.

” kita berharap pesantren bisa menjadi motorik dalam rangka membangun kebersamaan silaturahim, ya di tengah kondisi yang kemarin memang ada suasana eforia atau hiruk pikuk, sebagai dampak pilpres gitu”harapnya.

Mengenai pasca pemilu, Gubernur Banten Wahidin Halim telah mengumpulkan para tokoh ulama, serta pihak keamanan yang berada di wilayah banten.

“Ulama sudah saya kumpulin dengan pa Kapolda dengan pa Dandim dirumah, dan kita betul betul himbau kedua belah pihak, ya 01 atau 02, dan alhamdulillah kan hari ini kita bisa katakan banten aman.

Disaat dipertanyakan adanya korban jiwa yang meninggal dalam aksi pasca pemilu 2019 di jakarta Gubernur Banten turut prihatin.

“Untuk korban kita prihatin, dan turut berduka cita, tapi mudah mudahan amal ibadahnya di terima Allah SWT,”tandasnya.(priadz)