HOTEL DI KOTA CILEGON YANG PULUHAN TAHUN BERDIRI MENGALAMI PENURUNAN OMSET

1225


Medianews.co.id-CILEGON, Semakin banyaknya hotel-hotel baru bertaraf Bintang, yang semakin tumbuh di Kota Cilegon membuat hotel-hotel lama yang sudah berdiri sejak puluhan tahun silam terkena dampak berupa penurunan pengunjung yang mencapai 50%.
Seperti yang dialami hotel Sukma, hotel taraf Melati 3  yang berada di sisi kiri Jalan Protokol Kota Cilegon atau di Kelurahan Sukmajaya Kecamatan Jombang ini, sejak awal berdirinya masih 5 kamar dan berkembang hingga kini sudah mencapai 50 kamar.
“Turunnya lumayan sejak banyaknya hotel-hotel baru di Cilegon, mereka kan marketnya bagus dengan konsep hotel bintang, sedang harga tidak berbeda jauh. Di Sukma harga menginap Rp. 200 ribu sampai Rp. 500 ribu. Sedang mereka termurah Rp. 350 ribu,” kata Haji Subhi, owner Hotel Sukma kepada awak media Rabu (17/01/2018) siang.
Pihaknya juga menyayangkan ketidak jelasan regulasi dari Persatuan Hotel Indonesia (PHI) yang tidak mengatur tarif hotel.
“PHI seharusnya menjmbatani regulasi harga. Seperti kita di kelas hotel Melati 3, mereka yang kelas Bintang harus lebih dari kita tarifnya,” jelasnya.
Ketika disinggung apakah ada keterkaitan image negatif pengaruh dari keberadaan tempat hiburan malam, Haji Subhi menampiknya karena justru mangemennya melakukan preventif dari pasangan yang tidak resmi masuk ke hotelnya.
“Tidak juga sih, cuma image negatif kalau ada wanita menginap di hotel itu masih ada. Tapi kita cegahlah hal-hal semacam itu,” tegasnya.
Selain faktor dari hotel-hotel baru berbintang yang mengurangi jumlah pengunjung hotel, bisa jadi ini disebabkan karenakan belum kunjung berkembangnya pariwisata di Kota Cilegon yang seolah jalan ditempat.

(Red)