Husen Saidan: BMPP Harus Lebih Bersyukur.

460

Medianews.co.id,- CILEGON – Rencana aksi massa yang akan di gelar oleh dua lembaga yakni Lembaga Swadaya Masyarakat Banten Monitoring Perindustrian dan Perdagangan (LSM BMPP) dengan Aliansi Masyarakat Warnasari – Rawan Arum di PT Krakatau Osaka Steel ( PT KOS) batal dilaksanakan.

Berdasar informasi yang dikumpulkan, aksi diakibatkan oleh kurang puasnya LSM BMPP terhadap kebijakan PT KOS, sehingga akan menggelar aksi bersama Aliansi Masyarakat Warnasari-Rawa Arum yang telah melayangkan surat aksi sebagai tandingan. Akan tetapi rencana aksi pada, Senin, (24/9/2018) tersebut batal dilaksanakan, dikarenakan berkat upaya Kepolisian Resor (Polres) Cilegon telah mendatangi LSM BMPP untuk mediasi.

Husen Saidan sebagai Koordinator Lapangan Aliansi Masyarakat Warnasari-Rawa Arum sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan kepolisian sehingga tidak terjadi bentrokan.

“Terima kasih kepada Kapolres beserta jajaran berkat upaya yang dilakukan sehingga tidak terjadi bentrokan,” kata Husen saat dikonfirmasi di Situ Rawa Arum.

Husen juga menyangkan sikap yang kurang dewasa dari LSM BMPP karena hendak menggelar aksi kepada perusahaan yang notabene mengedepankan konten lokal sehingga terkesan kurang etika.

“BMPP harus menjaga etika, menyampaikan pendapat memang dilindungi oleh Undang-undang tapi harus objektif, ini kan perusahaan yang mengedepankan konten lokal, ini kan ga bagus, LSM BMPP yang katanya sudah melanglang buana tapi demo hanya minta scrap (sisa hasil produksi -red), padahal mereka (BMPP -red) juga dapat (scrap -red) harusnya disyukuri,” tegas Husen.

Senada dengan itu, Ajis Ireng, Ketua Karang Taruna setempat, mengatakan bahwa pihak-pihak terkait untuk sama-sama menjaga etika dan kondusifitas.

“Benar tadi yang dikatakan (Husen -red) bahwa BMPP harus menjaga etika dan hayu kita sama-sama jaga kondusifitas, jangan di bawa ke ranah pribadi tapi lihatlah masyarakat,” kata Ajis kepada awak media di tempat yang sama.

Berdasar pengakuan Husen Saidan bahwa PT Krakatau Osaka Steel, scrap dijual kepada perusahaan asing yakni PT Jill (Korea) dan PT Metal One (Jepang) akan tetapi berkat dorongan dan profesional beralih dan lebih mengedepankan konten lokal.(*)