Jaga Keutuhan NKRI, Ponpes Tebu Ireng Ke-8 Cabang Banten Ajak Masyarakat Tolak Gerakan People Power

30

Medianews.co.id,- SERANG – Pondok Pesantren (Ponpes) Tebu Ireng Cabang Banten yang ke-8 yang berada di Jl. Cadasari KM 01, Kampung Pabuaran, Desa Sanding, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Banten, menolak keras adanya rencana “people power” atau pengerahan massa yang diduga hendak menolak hasil Pemilihan Presiden dalam Pemilu 2019.

Seperti dikatakan Ketua Ponpes Tebu Ireng Cabang Banten Ke-8 KH. Ahmad Qiswini di Ponpes Tebu Ireng Cabang Banten Ke-8, Jum’at, (17/05) pihaknya juga sangat menyayangkan gerakan tersebut, karena bisa menimbulkan kegaduhan dan ini harus ditolak.

“Kalau tidak menerima hasil keputusan Pemilu dan menggerakkan massa, maka artinya ada indikasi memecah belah keutuhan bangsa, untuk itu kami sangat menolak ‘people power’,” katanya.

KH. Ahmad Qiswini mengatakan penolakan gerakan ‘people power’ secara tegas demi menjaga persatuan dan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Untuk itu pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terpengaruh dalam wacana ‘people power’, karena sudah tidak pada koridor hukum yang benar.

“Kecuali menyampaikan sesuatu sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Ditambahkan semua pihak agar menahan diri, demi tetap terjaganya persatuan dan kesatuan Indonesia.

“Persatuan dan kesatuan harus kita pertahankan secara bersama, karena terlalu mahal kalau bangsa kita dikorbankan hanya untuk ambisi pribadi dengan ‘people power’,” katanya

KH. Ahmad Qiswini juga meminta kepada masyarakat Serang khususnya para Alumni Ponpes Tebu Ireng agar tidak mudah terprovokasi oleh berita-berita yang belum tentu kebenarannya.

“Apalagi berita-berita hoaks yang bisa mengancam kedaulatan negara kesatuan Republik Indonesia dan mari tolak dengan keras upaya-upaya memecah belah bangsa, upaya ‘people power’ yang sudah meresahkan masyarakat,” katanya.