Jalan Rusak, Warga Link Kotak Malang Lakukan Aksi Tanam Pisang di Jalan

40

Medianews.co.id– CILEGON,- Warga Link Kotak Malang Rw 05 Kelurahan Suralaya, Kecamatan Pulomerak melakukan aksi protes kepada Pemerintah Kota Cilegon, dalam hal ini Dinas Pekerjaan umum dan penataan ruang. Minggu 06/12/2020.

Aksi Protes tersebut dilakukan lantaran kecewa dengan adanya perbaikan jalan yang hanya dilakukan di dua Lingkungan saja, yaitu Lingkungan Brigil, sampai Samboja.

Diketahui, Kegiatan Pemeliharaan Rutin dan Jembatan tersebut menghabiskan anggaran sekitar Rp,198.266.475 juta dengan Nomer Kontrak : 620/516/SPP/PPK1-BM dengan waktu pelaksanaan 30 Hari Kalender yang dilaksanakan oleh CV. Sorya Indah dan Konsultan PT. Fewira Putri Desain yang bersumber dari dana APBD 2020 Kota Cilegon.

Menurut Ketua Rw 05, link Kotak Malang Rudi Mengatakan, jalan yang seharusnya layak diperbaiki adalah akses jalan di lingkungan yang kondisinya lebih rusak serta sering terjadi kecelakaan, terlebih jalan tersebut sangatlah menanjak.

“Aksi warga ini dipicu dengan adanya pengaspalan jalan yang menurut warga kurang pas karena terjadinya hanya di dua lingkungan saja, bapa tau sendiri jalannya seperti ini yang lebih parah sehingga seperti ini. Dan disini sering terjadi kecelakaan, apakah menunggu kecelakaan yang lebih parah lagi atau menunggu korban yang lebih parah lagi?,” katanya.

Menurutnya, dalam Pemeliharaan jalan tersebut warga merasa iri karena ada jalan lingkungan warga yang lebih parah tidak di perbaiki.

“Kalau memang didalam pembangunan itu anggarannya tidak cukup jangan dibangun seperti itu doang, jangan dibangun separuh yang jelas intinya kami mewakili warga Rw 05 merasa iri,” tambahnya.

Masih ditempat yang sama beberapa warga pun mempertanyakan dan merasa heran kenapa perbaikan jalan yang memakan biaya 198 juta lebih dari dana APBD 2020  itu tidak terlebih dahulu di lakukan dari jalan masuk ke lingkungan mereka.

“Kalau mau perbaikan jalan mah lihat lihat geh, itu dari pintu masuk lingkungan  lebih parah, ko yang di perbaiki yang sekiranya masih bagus,” Ucap salah seorang warga saat menggelar aksinya.

Selain membawa karton yang bertuliskan aksi protes, warga pun lakukan aksi tanam Pohon pisang di jalan yang terlihat rusak parah. (Priadz)