Kades Kosambironyok Di Duga Persulit Warga, Saat Meminta Keterangan Hak Atas Tanah Warga.

1236

Medianews.co.id, Kab.Serang – Kepala Desa Kosambironyok Kecamatan Anyer, Kab. Serang diduga mempersulit warganya saat meminta keterangan, Perihal tanah atas Nama Almh Salkah Binti Deri yang berada di Kp. Baru, Rt/Rw 09/05, Desa kosambironyok yang tertera pada buku penetapan Huruf C. No.207, persil 75/d, Blok 007, kohir SPPT No 36.04.200.008.007-0125.0 dengan luas kurang lebih 9500 Meter persegi yang diduga sudah berpindah kepemilikan kepada Pihak lain tanpa sepengetahuan Ahli Waris.

Menurut salah satu ahli waris Karim Azhari mengatakan dirinya sudah sering menanyakan tentang Perihal tanah tersebut kepada Pihak Kepala Desa sejak tahun 2015.

“Saya dari tahun 2015 sudah sering mempertanyakan masalah tanah yang berlokasi di Kampung Baru tersebut, yang diduga sudah berpindah tangan kepada pihak lain, tapi Kepala Desa Kosambironyok dari tahun 2015 hingga sekarang belum pernah memberi jawaban yang jelas, terkesan menutup nutupi bahkan menghindar saat kita pertanyakan,” Kata Karim

Ia menambahkan dirinya sudah melaporkan kepada Lembaga Independen Reclasseering Indonesia (RI) yang bergerak dalam bidang Penegakan Supremasi Hukum dan Hak Asasi Manusia.

“Kita semua ahli waris Almh Salkah Binti Deri, sudah melaporkan permasalahan tanah ini kepada lembaga Reclasseering Indonesia (RI) Badan peserta Hukum untuk Negara dan Masyarakat agar bisa membantu dalam supermasi Hukum dan Hak Asasi Manusia,”Tambahnya.

Ditempat terpisah A.Saeroji selaku sekertaris Reclasseering Indonesia Komisariat Daerah Kota Cilegon, Mengakui memang sudah ada laporan warga yang meminta untuk dibantu dalam upaya pengembalian Hak atas tanah Almh Salkah bin Deri yang berada di Kp. Baru Desa Kosambironyok Kecamatan Anyer Kab. Serang.

“Iya Ahli Waris dari Almh Ibu Salkah Bin deri telah melaporkan kepada Kami Reclassering Indonesia (RI), bahkan menguasakan untuk menyelesaikan permasalahan tanah yang diduga sudah menjadi hak orang lain tersebut, tanpa sepengetahuan Ahli waris,”

A. Saeroji juga menegaskan jika ada Unsur Pidana maupun Perdata dari Pihak Reclasseering Indonesia akan segera meminta kepada Pihak hukum segera menindak lanjuti permasalahan tersebut.

“Kita akan kaji terlebih dahulu dari data yang sudah kami terima dari ahli waris Almh Ibu Salkah bin Deri dan jika ada Unsur Pidana atau Perdata nya kita akan dorong ke pihak hukum baik kepolisian ataupun pihak Pengadilan,”Tegas Saeroji.

Ditempat terpisah, Medi selaku Kepala Desa kosambironyok saat di temui dikantornya tidak berada di tempat, bahkan Staf Desa pun menghubungi dengan melalui telepon selulernya tidak direspon/diangkat oleh kepala Desa.

“Ini mas, saya udah hubungi beberapa kali namun tidak di angkat,” Ungkap Omo Staf Desa Kosambironyok sambil melihatkan ponselnya sewaktu menelpon Kepala Desa.Jumat,13/04. (Supri)