KPU Kabupaten Serang Gelar Simulasi Pemungutan Suara Pilkada 2020

54

Medianews.co.id,- Serang – Komisi Pemilihan Umum atau KPU Kabupaten Serang menggelar simulasi pemungutan suara Pilkada Kabupaten Serang 2020 di halaman kantor Kecamatan Jawilan, Sabtu (21 November 2020).

Kegiatan simulasi pemungutan suara Pilkada Kabupaten Serang 2020 dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Dalam kegiatan tersebut disampaikan tentang 12 hal penting yang harus dilakukan selama pencoblosan di Pilkada Kabupaten Serang 2020.

Ketua KPU Kabupaten Serang, Abidin Nasyar Surya mengatakan, kegiatan simulasi pemungutan suara ini dilakukan di TPS riil dan pemilih riil yakni TPS 11 Kampung Curug Kuda Desa Majasari Kecamatan Jawilan.

“Total pemilih 312 orang,” ujarnya dalam sambutan saat membuka simulasi pencoblosan, dan pemungutan suara,”katanya.

Abidin mengatakan, dalam simulasi ini ada beberapa hal baru yang berkaitan dengan pemilihan dimasa pandemi Covid 19. Terdapat 12 hal baru yang harus dipahami masyarakat.

“Yakni pemilih wajib menggunakan masker, jaga jarak, ada tempat cuci tangan, setiap pemilih diukur suhu tubuh. Kemudian diberi sarung tangan, pemilih membawa alat tulis sendiri, apabila ada pemilih yang suhunya diatas 37,3 derajat telah disiapkan TPS khusus.
Ketika keluar tinta tidak dicelup tapi ditetes dan cuci tangan pas keluar. Petugas TPS harus gunakan APD minimal masker, face shield dan sarung tangan,” ucapnya.

Selain itu, diawal pemilihan TPS disemprot disinfektan begitu juga saat ditengah pemilihan kembali disemprot. Hal itu dilakukan agar TPS tetap steril.

“Kami harus pastikan panitia sehat selamat begitu juga pemilih agar bisa mendapat pemimpin yang sehat selamat dan bisa mensejahterakan,” katanya.

Pejabat sementara (Pjs) Bupati Serang Ade Ariyanto mengatakan, baru kali ini di dunia pesta demokrasi dilakukan ditengah Covid-19.

Namun demikian semua regulasi sudah jelas tinggal bagaimana kemudian mengantisipasi pelaksanaan.

“Salah satunya simulasi ini walau sudah sempurna nanti dievaluasi takut ada kekurangan masih ada waktu 18 hari lagi untuk berbuat banyak,” ucapnya. (Ana/red).