Launching Beras Ciberang, Terjual Sebanyak 7 Ton

791

Medianews.co.id– Lebak Banten, Launching beras merk Ciberang yang dipusatkan di kawasan Car Free Day (CFD) di sekitar Alun-alun Rangkasbitung dipenuhi masyarakat dan terjual sebanyak 7 ton dengan nilai transaksi mencapai Rp.78 juta.

“Pada launching beras merk Ciberang di area CFD, Alhamdulillah, terjual sebanyak tujuh ton dengan harga Rp11.200 per kilogram, dengan nilai transaksi Rp.78 juta,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Lebak, Dede Supriatna kepada wartawan di kawasan CFD, Minggu (11/02/2018)

Menurut Dede, acara launching beras Ciberang itu ternyata diramai dikunjungi masyarakat karena harganya jauh lebih murah dibandingkan harga dipasaran. Selain itu juga kualitas beras Ciberang memiliki keunggulan dari rasanya pulen, putih dan beraroma.

“Kebanyakan beras Ciberang itu dari benih Ciherang, Mikongga dan Mira. Produksi beras Ciberang tahun 2018 ditargetkan 500 ribu ton dan bisa menyumbangkan pangan nasional,” ujar Dede

Bahkan, lanjut Dede, beras Ciberang sudah dijual ke Pasar Cipinang, Jakarta oleh kelompok tani. “Kami mendorong kelompok tani terus meningkatkan kualitas produksi beras Ciberang agar bisa bersaing,” ungkap Dede.

Masih kata Dede, pihaknya optimis beras merk Ciberang akan membanjiri pasar karena panenan hingga berlangsung Mei mendatang.

Saat ini, lanjut Dede lagi, petani mulai panen raya Februari -Maret 2018 seluas 30.000 hektare dan dipastikan tingkat pendapatan ekonomi masyarakat meningkat. “Panen raya juga menyerap lapangan pekerjaan,seperti buruh angkut, sopir, penggilingan pabrik beras,” terang Dede

Untuk menyerap gabah petani, tambah Dede, pihaknya bekerja sama dengan Kodim 0603 untuk menampung panen raya sehingga pendapatan petani tidak merugi. Kodim membeli gabah kering pungut (GKP) sebesar Rp4.200/ Kg kepada petani dan Kodim akan memproduksi bentuk beras Ciberang.

“Semua gabah yang ditampung itu nantinya Kodim menjual kembali beras Ciberang ke pasaran,” pungkasnya. (Red/Ujang Iskandar)