Lebaran Sudah Lewat, THR Salah Seorang Pegawai DLHK Cilegon Ditahan Kadis

18

Medianews.co.id,- CILEGON— Karena THR nya ditahan oleh pimpinan, salah satu pegawai Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Cilegon mengeluh, karena meski lebaran sudah lewat 5 hari belum kunjung dibayar oleh pimpinannya di dinas tersebut.

Padahal, selain Bambang semua pegawai di DLHK Kota Cilegon sudah menerima THR. Meski Bambang sudah coba menanyakan langsung kepada Kepala DLHK.

“Sampai sekarang belum juga dibayar kang, sudah saya tanya sama Sekdis, alasannya ada potongan tunjangan. Kalau ada potongan mah potong aja tapi jangan ditahan itu hak saya,” ungkapnya, kepada wartawan, Jum’at (29/5/2020).

“Nemuin Kadis gak ada terus, kemarin Sekdis manggil saya lagi, kirain mau ngasih THR, tapi bilangnya nanti nanti nunggu Pak Kadis saja, gak jelas,” keluhnya.

Akibat THR nya ditahan, Bambang yang seorang ASN eselon IV dan menjabat sebagai Kasubag Umum dan Kepegawaian ini, juga mengaku tidak bisa membeli keperluan lebaran.

“Ya lebaran tahun ini mah gak beli baju aja, ini juga kita belum pulang kerumah, keluarga mah udah nyangkanya yang engga – engga ama kita” ujarnya.

Belum diketahui karena alasan apa THR Bambang di tahan oleh pimpinannya di DLHK Kota Cilegon. Padahal, Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur tentang THR bagi ASN yang ditandatangani presiden Jokowi, sudah dibagikan serempak pada Jum’at (15/5/2020) lalu atau sebelum Hari Raya Idul Fitri 1441 H.

Saat coba konfirmasi dengan menemui Sekretaris DLHK Kota Cilegon, Sri Widiastuti di ruangannya, pihaknya melalui stafnya enggan menemui wartawan dengan alasan suruh menemui kepala dinas saja.

Begitu juga dengan Bendahara Umum DLHK Kota Cilegon, Henti yang mengakui uang THR milik Bambang sudah ada pada dirinya. Namun ia masih menunggu perintah dari kepala dinas.

“Iya soal itu ada sama saya, tapi harus ada instruksi dulu Pak Kadis,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas LHK Kota Cilegon, Didi Sukriadi saat dikonfirmasi melalui pesan Whattsappnya,soal kebenaran dari penahanan THR tersebut dan apa alasan dasar hukum, pihaknya menahan THR. Hingga sore ini belum juga menjawab pertanyaan wartawan meski pesan sudah dibacanya. (priadz)