Mahasiswa Desak DPRD Cilegon Agar Plt Walikota Menjadi Definitif.

497

Medianews.co.id,- Cilegon, Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Kota Cilegon, beserta Gerakan Mahasiswa Cilegon (GMC) Menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Cilegon, kamis (4/10/2018).

Dalam aksinya mahasiswa tersebut membakar keranda Ban bekas sebagai bentuk dari kekecewaan terkait jalannya pemerintahan yang masih bersifat pelaksana tugas (Plt) Walikota Cilegon.

“Dengan adanya batasan kewenangan tersebut nantinya akan berakibat pada terhambatnya roda pemerintahan selain itu Problematika Plt kalau tidak cepat diatur, bisa menjadi bom waktu yang dapat menghambat jalannya roda pemerintahan dan berpengaruh terhadap perlambatan ekonomi dan Visi-Misi RPJMD Kota Cilegon 2016-2021,”Ungkap Syaihul Ihsan Selaku Koordinator Aksi.

Syaihul juga mendesak DPRD Cilegon agar melakukan
Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Cilegon definitif secara Demokratis dan Hikmat.

“DPRD Kota Cilegon serta pemangku kebijakan lainnya untuk segera Melakanakan Rapat Paripurna untuk memilih Walikota dan Wakil Walikota Cilegon definitif secara Demokratis dan Hikmat,” Desak Syaihul.

Masih ditempat yang sama Baehaki Suleman selaku anggota Dewan dari fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) saat menemui massa aksi mahasiswa tersebut itu mengungkapkan keinginan yang sama agar secepatnya untuk memilih Walikota dan Wakil Walikota Cilegon.

“Surat Ketetapan (SK) dari Mendagri untuk Plt menjadi definitif, keinginannya sama dengan Adik-adik, supaya cepat selesai kalau bisa mah besok tah (Pengangkatan Walikota), Keinginan kita sama,”ucap Baehaki.

Senada dengan itu, Subhi selaku anggota dewan dari Fraksi Golkar menegaskan dirinya menyepakati sesuai dengan prinsip nya sebagai WNI.

“Secara Prinsip sebagai Warga Negara Indonesia, dan DPRD Sepakat dengan pemberantasan korupsi, nanti kita sampaikan kepada pimpinan DPRD Cilegon (tuntutan massa aksi), kata Subhi.

Dalam aksi tersebut mahasiswa menuntut, ada pun beberapa poin inti yang dituntut massa aksi :

DPRD Kota Cilegon. Untuk wajib mengontrol dan berperan secara proaktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi, kolusi dan Nepotisme (KKN).

DPRD Kota Cilegon serta pemangku kebijakan lainnya untuk segera Melakanakan Rapat Paripurna untuk memilih Walikota dan Wakil Walikota Cilegon definitif secara Demokratis dan Hikmat.

DPRD Kota Cilegon Mendorong penegakan hukum agar mata rantai kekuasaan yang tak berpihak pada kesejahteraan rakyat dapat diputus.

DPRD Kota Cilegon tidak memihak kepada oknum praktik Politik Dinasti Korup yang menciderai demokrasi karena tidak akan pernah melahirkan kedaulatan rakyat sejati melainkan akan selamanya dibajak oleh para pembajak demokrasi.

DPRD Kota Cilegon Serta masyarakat kota Cilegon untuk bersama sama menciptakan demokrasi yang menghasilkan good governance dan rule of law. (Spy).