Mahasiswa Sekolah Tinggi Analis Kimia Cilegon (STAK-C), Berhasil Temukan Khasiat Kulit Batang Kesambi Sebagai Antidiare

100

Medianews.co.id,- Cilegon- Mahasiswa Sekolah Tinggi Analis Kimia Cilegon (STAK-C) berhasil meneliti khasiat kulit batang pohon Kesambi yang berasal dari Kota Cilegon sebagai antidiare. Melalui hibah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang penelitian dari KEMENRISTEKDIKTI tahun 2019. Ketiga mahasiswa yang terdiri dari Afif Hidayatul Mustafid (ketua), Kurnia Indah Setiyandani, dan Nurul Rohmah telah melakukan penelitian selama tiga hari di Laboratorium Sentral Universitas Padjadjaran Bandung.

Mereka meneliti khasiat ekstra ketilasetat kulit batang kesambi terhadap bakteri Escherichia coli (penyebab diare). Dengan menggunakan metode Kirby bauer, ketiga mahasiswa tersebut berhasil menemukan nilai zona hambat fraksietilasetat tumbuhan kesambi asal kota Cilegon tersebut.

Hasil ujian tibakteri ekstra ketilasetat pada konsentrasi 1000; 5000; dan 10.000 ppm berturut-turut sebesar 13,7; 13,9; 16,5 mm. Kontrol positif menggunakan amoxicilin dengan konsentrasi 1.000 ppm adalah 20,3 mm dan kontrol negatif menggunakan metanol 96 %. Tumbuhan kesambi (Schleicheraoleosa), merupakan tumbuhan yang banyak tersebar di pulau Jawa tepatnya daerah Cilegon.

Selama ini masyarakat belum memanfaatkan tumbuhan kesambi dengan maksimal sebagai pengobatan dan belum ada penelitian yang mengungkapkan khasiat tumbuhan tersebut secara farmakologi.

Boima Situmeang, M.Si sebagai dosen yang membimbing kegiatan PKM tersebut, sangat mengapresiasi prestasi yang dimiliki ketiga mahasiswa STAK-Cilegon tersebut dalam mengungkapkan khasiat kulit batang tumbuhan kesambi sebagai antidiare.

“Rencana kedepannya, kita akan mengkomersilkan kulit kesambi asal kota Cilegon ini sehingga dapat dikonsumsi masyarakat secara luas dalam mengobati penyakit diare dan mampu menambah pendapatan masyarakat setempat.” Tandas Boima Situmeang, Selaku Pembina Bidang Kemahasiswaan.(red)