Masyarakat Kp Kubanggabus Desa Kertasana Memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1439 H

1270

Medianews.co.id – Serang, Masyarakat Kubanggabus, Desa Kertasana, Kecamatan Bojonegara, memperingati Perayaan Hari Besar Islam (PHBI) Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1439 H dengan penceramah KH. Syaihul Hidayah Pimpinan Pondok Salafi Bani Ja-far. bertempat di halaman Masjid Al-Ikhlas. Jumat (13/04/2018) malam.

Pada peringatan di tahun 2018 ini, Masyarakat Kubanggabus Mengusung Teman “Kita Jadikan Sholat Sebagai Sarana Mewujudkan Sifat Tawadhu, Disiplin, Sabar dan Jujur Dalam Bermasyarakat.”

Selain dihadiri Tokoh masyarakat Kubanggabus yang sekaligus menjabat sebagai Ketua MUI Kecamatan Bojonegara, Drs. KH. Narawi, tokoh masyarakat setempat, Kepala Desa Kertasana Supandi, Camat Bojonegara Sutikno, Kapolsek Bojonegara AKP H. Mardison SE, Danramil Bojonegara Mayor Suherman, serta beberapa Santri Pondok Salafi Bani Ja-far.

Dalam acara tampak ribuan jama’ah yang terdiri dari warga setempat RT 01, 02, 03 Rw 03 serta para tamu undangan, dengan hikmad mengikuti Tawasulan, menyimak pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an hingga ceramah Agama yang disampaikan oleh KH. Syaihul Hidayah

Diketahui, Peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Sallallahu ‘alaihi Wassalam (SAW), diambil dari dua buah kata yang penuh arti yaitu Isra’ yang berarti “perjalanan malam” dan Mi’raj yang berarti “naik ke langit”. Perjalanan malam yang dimaksud adalah perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa. Dari peristiwa Isra’ Mi’raj inilah umat Islam di seluruh dunia mengenal yang namanya sholat dan diwajibkan untuk melakukan sholat 5 waktu dalam sehari semalam.

Peristiwa Isra’ Mi’raj terjadi tepat pada tahun 621 Masehi, meski umumnya di Indonesia dilaksanakan pada tanggal 27 Rajab namun karena antusiasnya warga Palas, acara ini dilaksanakan pada tanggal 2 Rajab.

Kala itu, 3 tahun sebelum hijrah, Nabi Muhammad SAW waktu itu sudah berumur 51 tahun dan peristiwa Isra’ Mi’raj terjadi saat tengah malam hingga subuh waktu Mekah. Peristiwa ini terjadi karena Nabi Muhammad SAW yang sedang dalam keadaan duka. Beliau telah ditinggal mati oleh dua orang yang sangat dicintai yaitu Khadijah sang istri dan Abu Thalib sang paman. Saat itu, Nabi Muhammad SAW mengalami duka yang sangat mendalam sehingga untuk menghibur Nabi Muhammad SAW, Allah SWT mengajak Nabi Muhammad SAW ke suatu perjalanan hingga sampai ke Sidrotulmuntaha untuk bertemu dengan-Nya.

Kapolsek Bojonegara AKP. H. Mardison, SE. Dalam sambutanya menghimbau kepada masyarakat Kp. Kubanggabus Desa Kertasana Khususnya Dan masyarakat Kecamatan Bojonegara Pada umumnya, Agar masyarakat tidak mudah terpopokasi dengan informasi-informasi yang belum benar Faktanya.

“Saya harap masyarakat Kp. Kubanggabus Desa kertasana pada khususnya dan masyarakat Kecamatan Bojonegara Pada umunya, Agar mampu menyaring informasi jangan sampai terpropokasi terhadap isu-isu yang tidak benar (Hoax) dan jika ada permasalahan-permasalahan di Desa Kertasana agar bisa komunikasi dengan Babinkatibnas lingkungan sekitar agar tidak melakukan tindakan-tindakan main hakim sendiri (Persekusi)”. Ujarnya dalam sambutan

Ketua MUI Kecamatan Bojonegara Drs. KH. Narawi saat diwawancarai mengatakan, peringatan Isro Mi’raj ini merupakan cinta kita kepada Rosululloh SAW yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya.

“Peringatan Isro Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini merupakan kegiatan tahunan, tujuannya untuk mengingatkan bahwa Sholat 5 waktu itu penting dan kewajiban yang tidak dibatasi oleh situasi kondisi selama masih normal akal pikirannya. Dengan momentum ini juga semoga bisa mempererat silaturahmi menguatkan ukhuwah Islamiyah serta kekompakan antar warga yang bisa memperlancar kegiatan-kegiatan masyarakat Kp Kubanggabus, Selain itu ilmu Agama juga bisa di petik dari penceramah,” terangnya.

Sementara itu, KH. Syaihul Hidayah asli dari Pulo Ampel Kabupaten Serang tersebut dalam ceramahnya, menyampaikan banyak pesan-pesan positif tentang Agama Islam khususnya terkait peristiwa bersejarah dan sakral Isro Mi’raj yang dikomparasikan dengan kehidupan kekinian. Ribuan jama’ah yang ramai hingga ke jalan depan Masjid tersebut, tampak dengan seksama menyimaknya. (Lidya)