Masyarakat Nyikambang Keluhkan Kali Pasar Kranggot Yang Tidak Terawat, Sehingga Mengakibatkan Banjir

1152

Medianews.co.id – Cilegon, Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Cilegon, Banten, membuat masyarakat Lingkungan Nyikambang Rt 03 Rw 07 Kelurahan Sukmajaya Kecamatan Jombang terendam air hingga satu meter. Selain rumah warga yang terendam lahan pertanian kangkung juga ikut terendam dan luapan air dari kali pasar krangot yang banyaknya tumpukan sampah pasar yang ikut terbawa arus membuat masyarakat lingkungan nyikambang menerima dampaknya.(25/04)

Sesuai yang diungkap Dapit selaku warga yang rumahnya terandam air setinggi satu meter mengeluhkan pihak kebersihan pasar (UPT Pasar) kranggot dan pihak pekerjaan umum (PU) yang tidak memperhatikan masyarakat sekitar kali nyikambang.

“Saya tinggal disini sudah hampir 7 tahun tapi baru kali ini mengalami banjir nyampe setinggi ini, padahal di tahun-tahun yang lalu banjir paling juga semata kaki tetapi sekarang bisa mba lihat sendiri ketinggian airnya, malah kami juga masih merasakan kekhawatiran dengan meluapnya kali pasar kranggot yang airnya meluap bahkan sampah-sampah pasar juga ikut terbawa arus”.ujar dapit

Dapit pun menambahkan dengan terbawanya sampah dalam arus air kali nyikambang membuat kekhawatiran masyarakat sekitar.

“Dengan terbawanya sampah pasar kranggot membuat kekawatiran masyarakat sekitar, soalnya kali pasar kranggot kali yang tidak diurus bahkan sebelum banjirpun terlihat kotor dan berbau, dan air kalinya meluap ke pemukiman warga sehingga kekawatiran kami akan berdampak buat kesehatan kulit anak-anak kami yang masih balita”.jelas dapit

Muhammad Tedi Machfudi selaku Kasi Pemeliharaan dan Normalisasi, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat whatshap menjelaskan air yang meluap di lingkungan nyikambang di akibatkan kali Cibeber yang meluap dan tanggul yang di wilayah Mancak Kabupaten Serang Jebol sehingga air jadi meluap sehingga masyarakat Kota Cilegon terendam air. Jelas tedi lewat pesan singkat whatsap

Politisi PDI Perjuangan Reno Yanuar saat dimintain tanggapannya melalui telfon seluler menyampaikan keprihatinan yang dialami masyarakat kota cilegon dan berharap Pemerintah Kota Cilegon agar segera pembenahan secara total baik drainase dan infrastruktur lain nya.

“Seharusnya Pemerintah Kota Cilegon segera membenahi secara total baik drainase dan infrastruktur, sehingga bencana alam seperti kebanjiran bisa terantisipasi”.jelas Reno

Reno pun menambahkan peranan pungsi pihak pemerintah dari dampak banjir yang dialami oleh masyarakat lingkungan nyikambang Rt 03 Rw 07 Kelurahaan Sukmajaya diakibatkan lalainya pihak Institusi UPT Pasar Kranggot, Dinas Kebersihan dan pihak PU Kota Cilegon.

“Dengan bencana banjir yang dialami oleh masyarakat nyikambang itu semua kelalaian pihak pemerinta UPT Pasar Kranggot, Dinas Kebersihan dan pihak PU Kota Cilegon yang terkait coba kalau kalinya dibersihkan mungkin sampah tidak menumpuk yang mengakibatkan banjir seperti yang di alami masyarakat nyikambang jangan terkesan acuh dan akhirnya masyarakat yang kena dampaknya.”tegas Reno

Masyarakat lingkungan nyikambang Rt 03 Rw 07 Kelurahaan Sukmajaya Kecamatan Jombang sampai saat ini masih menunggu tindakan yang akan dilakukan pihak pemerintah setempat. (Lidya)