Mendekati Pilkada 2020, Partai Berkarya Gelar Konsolidasi Kemenangan

54

Medianews.co.id,- Cilegon,- Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Beringin Karya (Berkarya) menggelar Konsolidasi Pemenangan Pilkada 2020, di salah satu Hotel diwilayah Cilegon, Jumat, 27/11/2020.

Menurut Badaruddin Andi Picunang Sekjen DPP Partai Berkarya Mengatakan  Dewan Pimpinan Pusat akan terus memantau perkembangan Pilkada di Kota Cilegon untuk memenangkan Pasangan Nomer urut 4 Helldy Agustian – Sanuji.

“Hari ini saya diminta pimpinan untuk langsung melihat situasi dan kondisi persiapan 12 hari kedepan dimana kita berharap partisipasi masyarakat yang memiliki hak suara di Kota Cilegon bisa di manfaatkan atau berbondong-bondong ke TPS 9 Desember nanti dan tentunya kami berharap suara masyarakat itu dijatuhkan kepada pilihan pak helldy sanuji nomor 4,” ucapnya.

Iya berharap dalam 12 hari kedepan Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Cilegon Helldy-Sanuji untuk tidak keluar jalur, tetap mengikuti rambu-rambu yang ditetapkan baik dari DKPU yang mengatur pilkada maupun undang-undang pilkada.

“Saya kira pak helldy dengan pasangannya telah melalui hal-hal tersebut sehingga tidak ada pelanggaran-pelanggaran didalamnya.Kita berharap 12 hari kedepan ini nyaman beliau mengikuti tahapan-tahapan pilkada itu sesuai dengan aturan, begitu juga dengan tim suksesnya apalagi memperhatikan protokol kesehatan Covid -19,” tambahnya.

Ditempat yang sama Calon Walikota Cilegon Helldy Agustian, tim kemenangan nya sudah bekerja secara militansi dan solid dari para relawan dan menargetkan kemenangan di atas 40%.

“Tim sudah bekerja lewat partai berkarya, pemuda pancasila, dan sama relawan, jadi insya allah kita udah solidasi terus tinggal tim bermain dilapangan, alhamdulillah tim kita ini menyatu karna militasinya perjuangan yang sama pengen perubahan yang baik kedepan,”

“Tidak muluk muluk kalau target mah, kalau ada 4 secara logika kan 25% lah diangka 40% aja udah menang,” ucap Helldy kepada wartawan.

Ia juga menyoroti Pemkot Cilegon tentang rendahnya Keterbukaan Informasi Publik (KIP) yang terburuk se- Provinsi Banten.

“Keterbukaan informasi objek di Kota Cilegon ini terburuk se-Provinsi Banten, arti kata bahwa angka keterbukaan informasi keterbukaan dikita 60,34 kemarin ditahun 2019 dan ini terendah di Provinsi Banten,” ungkapnya.

Pentingnya informasi keterbukaan publik agar supaya semua informasi bisa terakses dengan baik Kepada seluruh masyarakat.

“Artinya seperti sekarang dan covid kita saja sudah keluar, berapa kita tidak ada yang tau, kita mau mengakses kemana siapa yang dibagi, kita gatau. Ini kan penting bagi kami karna dalam undang undang dasar tahun 1945 pasal 18F itu sudah dijelaskan bahwa kita memberi dan menerima informasi selaku warga negara artinya kan seperti itu,” tegasnya.