Menyambut Hari Raya Nyepi, Ratusan Umat Hindu provinsi Banten Lakukan Upacara Tawur Agung Kesanga.

236

Medianews.co.id,- Serang – Ratusan Umat Hindu provinsi Banten melakukan Upacara Tawur Agung Kesanga sebagai rangkaian menyambut Hari Raya Nyepi tahun Saka 1941 di Pura Eka Wira Anantha, Serang, Banten, Rabu (06/03/2019).

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Provinsi Banten, Ida Bagus Alit Wiratmaja mengatakan Meskipun dari pagi hujan tetapi acara Upacara Tawur Agung Kesanga tetap berjalan khidmat dan lancar.

“Kita berdoa kepada Tuhan inilah berkah hujan, sehingga warga hindu semangat dalam sembahyang,” katanya .

Menurutnya, Tawur itu artinya membayar hutang kepada Tuhan sebagai ciptaannya, serta meminta keselamatan dari musibah, adapun festival ogoh-ogoh pada acara Tawur Agung Kesanga ini salah satu simbol untuk melenyapkan kotoran keangkara murkaan yang menyebabkan sifat-sifat buruk manusia diwujudkan dalam bentuk raksasa. Konsep tahun ini adalah kesucian dan keharmonisan, kedua tema tersebut bertoleransi dalam masa kampanye pilpres.

“Di tahun ini kita mengangkat tema Catur Brata, penyepian kita harus di tingkatkan, pengendalian diri, dan peningkatan kehidupan toleransi, beragama di Provinsi Banten serta peningkatan kesadaran dari mulai diri sendiri. Dengan menjaga toleransi kehidupan beragama yang berbhineka tunggal ika, UUD 45 dan Pancasila dengan membangun NKRI di Banten sehingga kita berada dalam kedamaian hidup damai dan aman,” terangnya.

Sedangkan Pembinmas kemenag hindu banten Sunarto menambahkan bahwa pesan selaku
wakil pemerintah ingin menunjukkan bahwa pelaksanaan ajaran agama yang begitu kuat imannya sehingga mampu mengimplementasikan ajaran-ajaran Weda didalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara serta membentuk perilaku beragama dengan mengedepankan toleransi.

“Untuk pengembangan moderasi toleransi dengan tidak fanatisme karena kita hidup di negara Pancasila dan Undang-undang dasar 1945, serta toleran dalam menghargai antar umat beragama menuju kebahagiaan dan keharmonisan,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa Indonesia akan menjadi negara besar apabila mempunyai toleransi dan bersatu dengan menjaga kebersamaan.

“Seperti yang dikatakan oleh Menteri kebudayaan dan Menteri Agama ada tiga kerukunan yang harus ditempuh itulah solidaritas yang harus kita tunjukkan kepada Negera Indonesia yang maju dan kuat serta mandiri,” tambahnya.

Sementara itu, ketua panitia I Wayan Susena
menambahkan dalam pelaksanaan seluruh rangkaian acara menyambut Hari Nyepi ini dari berbagai acara di Tigaraksa, Pandeglang dan sampai acara Tawur Agung Kesanga berjalan dengan lancar meskipun hujan tetapi tidak sampai mengurangi dan menyurutkan semangat umat hindu untuk hadir dalam perayaan Tawur Agung Kesanga.

“Untuk akhir dari acara ini adalah silaturahmi artinya saling maaf memaafkan dan akan ada acara darme tule yang akan memberikan dialog atau siraman rohani kepada umat yang hadir, itulah puncak acara rangkaian perayaan hari Nyepi yang akan dilakukan di area Tigaraksa dan Tangsel,” tutupnya. (ana/red)