MUI Petir dan Bandung Sepakat Tolak “People Power”

46

Medianews.co.id,- SERANG – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Petir, Kabupaten Serang – Banten, menolak seruan gerakan people power untuk menanggapi hasil Pemilu 2019.‎ Mereka menilai seruan ini bisa memecah belah bangsa.

“Itu terindikasi dapat memecah belah bangsa, untuk itu kami tidak sependapat dengan gerakan tersebut,” Ketua MUI Kec.Petir Kab.Serang KH. Sugiri, saat diwawancarai di Ponpes Asuhannya Robiatul Atfal, Kec.Petir Kab. Serang – Banten, Jum’at 17 Mei 2019.

Sugiri meminta masyarakat untuk mendukung dan menerima hasil dari Pemilu ini. Dinilainya, penyelenggara Pemilu, baik KPU dan Bawaslu, serta petugas lainnya, sudah melakukan dengan menjunjung tinggi nilai kejujuran dan demokratis khususnya di Kabupaten Serang.

Sependapat dengan KH. Sugiri, Ketua Majelis Ulama (MUI) Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang – Banten, KH. Alfaya juga mengatakan gerakan people power, merupakan gerakan tidak mendasar. Kegiatan itu, tak semestinya dilakukan.

“Intinya kalau memang anggap pemilu ini curang dan sebagainya, kan ada cara untuk menyampaikan. Bukan dengan berkumpul saja, ini kan konyol,” kata dia.

Gerakan people power menjadi isu hangat yang tengah dibahas oleh berbagai kalangan masyarakat, pascapemilu ini. Gerakan ini muncul karena adanya tudingan bahwa kubu petahana yang tengah berkuasa melakukan kecurangan secara masif, sistematis, terstruktur, dan brutal pada pemilu ini.(anna)