Perempuan Dibawah Umur 14 Tahun, Diperkerjakan Oknum Kades.

70

Medianews.co.id,– Kalteng Palangka Raya – Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah mengungkap prostitusi online dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) serta eksploitasi terhadap anak dari tiga tempat yang berbeda di Kalteng. 25/11/19.

Dan, yang paling memilukan dalam kasus tersebut ada salah satu tersangka yang seorang Kepala Desa (Kades) Karta Mulia, Kecamatan Sukamara, Kabupaten Sukamara berinial NSP (35) ini sangat tidak terpuji.

Seharusnya sebagai Kades untuk melindungi dan ikut menjaga masyarakatnya, namun NSP selaku Kades malah menjadikan seorang anak dibawah umur bekerja sebagai pemandu lagu, melayani cinta satu malam

“Kita berhasil mengungkap Tindak Pidana Perdagangan Orang dan eksploitasi terhadap anak dari tiga tempat berbeda di wilayah Hukum Polda Kalteng,” ungkap Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Hendra Rohcmawan, SIK.MH, dalam gelar jumpa Perss Conference di ruang Humas Polda Kalteng pada awak media

Hendra membeberkan, penangkapan dan pengungkapan bisnis esek-esek itu hasil dari laporan masyarakat kalau di Jalan Veteran, Desa Karta Mulia Kabupaten Sukamara pada sebuah Karaoke bernama “Varin Asia” memperkerjakan dan memperkerjakan anak perempuan dibawah umur.

“Pada tanggal 12 November 2019, Tim Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalteng berhasil mengamankan pelaku yang juga seorang Kapaka Desa Karya Mulya, telah memperdagangkan atau mempekerjakan seorang perempuan berusia 14 tahun berinisial NS,” ungkapnya, melalui Bidhumas Polda Kalteng.

Selain oknum Kades itu, pihaknya juga mengamankan DN pemilik Karaoke Va di daerah Jekan Raya Kota Palangka Raya dan PN diduga seorang pria hidung belang.

“DN kita duga melakukan praktek prostitusi online sekaligus juga pemilik tempat karaoke,” kata Kabidhumas Polda Kalteng Hendra Rochmawan.

Himbauan Kabidhumas Polda Kalteng pada masyarakat orang tua saudara yang memiliki anak perempuan dari usia rendah sampai usia berumur harus tegas, awasi kegiatannya hari hari, pergaulannya dan tingkahlakunya. Jangan ada penyesalan di kemudian hari, perkuat keimanan melalui agama yang di anut dipercaya.

Septy / Hadiboy