Pjs Bupati Lebak : PKH Merupakan Percepatan Penanggulangan Kemiskinan

1081

Medianews.co.id – Lebak Banten, Program Keluarga Harapan (PKH) dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan sekaligus pengembangan kebijakan di bidang perlindungan sosial dan sejak tahun 2007 pemerintah Indonesia telah melaksanakan PKH. Program tersebut telah dilaksanakan dan cukup berhasil di beberapa negara yang dikenal dengan Conditional Cash Transfer (CCT) atau bantuan tunai bersyarakat. Hal itu diungkapkan Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Lebak, Ino S Rawita saat menghadiri penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan pangan Rastra dari Kementerian Sosial Republik Indonesia di Pendopo Setda Lebak, Senin (26/2/2018). Acara tersebut dihadiri juga oleh Pimpinan Cabang Bank BRI Rangkasbitung, Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial yang diwakili oleh Sekretaris Korpri Kemensos RI, Marsali dan Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj.Tri Murni.

Masih kata Ino, dengan adanya PKH diharapkan RTSM penerima bantuan memiliki akses yang lebih baik untuk memanfaatkan pelayanan sosial dasar kesehatan, pendidikan, pangan dan gizi termasuk menghilangkan kesenjangan sosial, keterberdayaan dan keterasingan sosial yang selama ini melekat pada diri warga miskin.

“Secara faktual tingkat kemiskinan suatu rumah tangga secara umum terkait dengan tingkat kesehatan dan pendidikan, rendahnya penghasilan keluarga sangat miskin menyebabkan keluarga tersebut tidak mampu memenuhi kebutuhan kesehatan dan pendidikan, untuk tingkat minimal sekalipun,” terangnya.

Untuk diketahui, PKH Kabupaten Lebak untuk tahun 2018 sebesar Rp. 90.767.410.000,- (Sembilan Puluh Milyar Tujuh Ratus Enam Puluh Tujuh Juta Empat Ratus Sepuluh Ribu Rupiah ) yang terdiri dari KPM Reguler menjangkau 33.076 KPM, KPM PKH Validasi 2017 sebanyak 13.093, KPM PKH Disabilitas sebanyak 281 Jiwa, KPM PKH Lansia sebanyak 1.473 Jiwa dan bantuan hibah dalam negeri senilai Rp. 35.570.000,- (Ujang Iskandar)