Pokdarwis Banten Lama Siapkan Strategi Majukan Pariwisata Berbasis Masyarakat

22

Serang,- Medianews.co.id,- Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Maulana Yusuf Banten Lama, Saefudin, menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas dalam pengelolaan destinasi wisata yang berkelanjutan.

Yang diselenggarakan oleh Dinas pariwisata provinsi Banten Provinsi kami diundang untuk memberikan motivasi dalam proses pengelolaan destinasi berkelanjutan Menurutnya, konsep pariwisata berkelanjutan tidak hanya soal menarik wisatawan, tetapi juga harus berpijak pada tiga aspek utama: ekonomi, sosial-budaya, dan lingkungan.

“Pariwisata berkelanjutan itu meliputi tiga aspek penting. Pertama, aspek ekonomi harus mampu menciptakan sumber pendapatan bagi masyarakat sekitar,” ujar Saefudin dalam keterangannya.

Ia menambahkan, aspek sosial dan budaya juga harus diperhatikan. Pengelolaan wisata, kata dia, harus berlaku adil terhadap masyarakat setempat, tidak memihak kepentingan tertentu, dan tetap berpihak pada kebenaran yang dikembangkan di destinasi tersebut. “Pendekatan persuasif yang inklusif kepada masyarakat sangat penting, tanpa membedakan status,” tegasnya.

Sementara pada aspek lingkungan, Saefudin menekankan pentingnya menjaga dan merawat tradisi atau budaya lokal. Hal itu, menurutnya, tidak boleh dihilangkan, melainkan dijadikan kekuatan untuk memenuhi kebutuhan masa kini dan masa depan.

Baca juga  Pemerintah Kota Serang Mendukung Dengan In-Mendagri 34 Tahun 2021

Selain itu, ia menilai penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) juga menjadi kunci dalam pengembangan Pokdarwis.

“Pelatihan seperti guide lokal minimal sejarah kampung sendiri, hospitality, hingga digital marketing harus digalakkan. Dengan begitu, Pokdarwis bisa semakin berkembang dan berdaya saing,” kata Saefudin.

Pokdarwis Maulana Yusuf Banten Lama sendiri selama ini berfokus pada pelestarian sejarah dan budaya lokal sebagai daya tarik utama wisata di kawasan Banten Lama.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini