Polda Banten Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Pungli RSDP Serang

413

Medianews.co.id, – SERANG – Kabidhumas Polda Banten Akbp Edi sumardi, S.I.K menggelar press conference terkait kasus dugaan Pungli terhadap korban bencana tsunami di selat sunda dan Polda Banten menetapkan tiga orang tersangka kasus dugaan pungutan liar (Pungli) pengurusan jenazah korban tsunami Selat Sunda oleh Rumah Sakit dr Drajat Prawiranegara (RSDP) Serang.

Ketiga tersangka yakni seorang aparatur sipil negara (ASN) berinisial F, dan dua karyawan dari
sebuah perusahaan swasta berinisal I dan B. “Kita telah menetapkan tiga tersangka setelah mendapatkan dua alat bukti,” kata Wasidik Ditreskrimsus Polda Banten AKBP Dadang Herli. Sabtu (29/12/2018).

Dia menjelaskan, penetapan ketiga tersangka setelah penyidik melakukan pemeriksaan kepada lima orang saksi dan beberapa alat bukti seperti kwitansi tidak resmi yang dikeluarkan oleh tersangka

Ketiga tersangka dikenakan Pasal 12 huruf E Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Ketiga Tersangka diancam dengan pidana 20 tahun atau paling singkat selama 4 tahun. Serta denda sebesar Rp200 juta dan maksimal Rp1 miliar,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Direktur Rumah Sakit dr Drajat Prawiranegara (RSDP) kabupaten Serang Sri Nuryani berterima kasih kepada jajaran polda Banten dan polres Serang kota yang telah mengungkap kasus pungli yang terjadi di RSDP.

“Itu memang betul-betul kami lakukan tanpa pamrih, sesuai peraturan yang ada, kami sangat menyayangkan dan kami sangat terpukul dengan kejadian ini, sangat sedih dan hancur, kata Sri.(Anna)