Polres Cilegon, Ungkap Pelaku Curanmor Dengan Modus Menyetep Kendaraan

38

Medianews.co.id,- Komplotan pelaku kejahatan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dibekuk jajaran Satreskrim Polres Cilegon.

Polisi menyebut modus operandinya pelaku terbilang baru, karena tanpa menggunakan kunci leter T, para pelaku tersebut dalam melakukan aksinya dengan cara mencari kendaraan yang yang tidak menggunakan pengaman kunci stang kendaraan. Dengan modus menyetep kendaraan curian sambil menunggangi kendaraan lainnya sampai ditempat yang mereka anggap aman lalu mengganti kunci kendaraan curian tersebut. Menyetep adalah mendorong dengan kaki tanpa menghidupkan mesin kendaraan.

“Modus operandinya mereka memetakan kendaraan yang terparkir apakah terkunci stang atau tidak, karena modusnya mereka mendorong motor sejauh 10-20 meter sampai titik aman kemudian mereka memanggil tukang bengkel dan mengganti kucinya,” ungkap Wakapolres Cilegon Kompol Andra Wardana, Selasa (26/11/2019).

Ia menambahkan Para pelaku merupakan pemain lokal, dan sudah biasa beroperasi di wilayah hukum Polres Cilegon, dari keempat pelaku yakni AS, S, A, dan DR juga merupakan warga Cilegon. Sementara, 1 lainnya dinyatakan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

“Ini akan terus kami lakukan pengembangan untuk semaksimal mungkin kita peroleh barang bukti yang lebih banyak,” kata Andra.

Dalam meminimalisasi curanmor di wilayah hukum Polres Cilegon, Andra mengimbau masyarakat, agar selalu waspada pada saat memarkirkan kendaraan agar mengunci kendaraan dengan menggunakan kunci ganda, bahkan jika diparkir dipekarangan rumah sendiri.

“Ada beberapa TKP yang ada di pekarangan rumah, jadi diharapkan kepada masyarakat, bisa mengamankan kendaraannya dengan kunci – kunci ganda, sehingga itu dapat terhindar dari kasus – kasus curanmor, karena memang bukan berarti didalam pekarangan rumah itu bisa aman, tapi insha allah dari jajaran polres cilegon bisa semaksimal mingkin untuk mengantisipasi kejadian – kejadian kedepannya.”tegasnya.

Selain menangkap empat pelaku, polisi berhasil menyita barang bukti 10 unit motor berbagai merek hasil curian.

Adapun atas perbuatan, para pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun. (priadz)