Polres Serang Kota Gelar Kasus Perkara Perampokan SPBU Ciceri

715

Medianews.co.id – Serang, Kepolisian Resort Polres Serang Kota menggelar Press Liris perkara kasus perampokan disertai dengan kekerasan di SPBU Ciceri, Serang, Banten, Rabu (02/05).

Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin didampingi Kasat Reskrim AKP Ricardo Hutasoit menjelaskan pada tanggal 29 april 2018 tepatnya pada hari minggu, kurang lebih sekitar pukul 23.30 wib, tepatnya di SPBU Ciceri Kota Serang, telah terjadi perampokan disertai kekerasan selain itu dari hasil keterangan korban yang kita lakukan pemeriksaan, dari keterangan saksi TKP, tim kami melakukan penyisiran ke arah larinya pelaku, akhirnya tepat pada pukul 06.30 WIB, petugas telah mengamankan di rumah orangtuanya seorang pelaku yang merupakan salasatu anggota Polres Serang kota yang berinisial ES (Brigadir) bagian unit pidum.

“Dari hasil pemeriksaan bahwa pelaku berhasil membawa lari uang dari SPBU Ciceri sebanyak Rp.50 juta, dan dari korban mencatat kerugian Rp.150 juta .
Setelah kami dalami dari bukti bukti yang ada ,tepat pada pukul 06.30 kami berhasil mengamankan pelaku di kediaman orangtuanya,” jelasnya.

Sementara itu dari tempat penangkapan tersangka didapati tas berwarna coklat yang digunakan tersangka untuk membawa uang hasil kejahatan, dan tas berwarna coklat tersebut milik karyawan yang di dalamnya ada sejumlah uang sebanyak Rp. 50 juta rupiah, dari keterangan korban dan barang bukti yang kami sita dari tersangka kami terus mendalami sebagaimana yang telah disampaikan oleh korban bahwa kerugiannya mencapai 150 juta rupiah.

“Terkait laporan kerugian yang di sampaikan oleh korban yang mencapai Rp.150 juta tapi yang didapati di tas tersangka hanya ada Rp.50 juta, kami amankan 9 jam setelah kejadian,” ucapnya.

Kemudian tim melakukan olah TKP di ruangan yang terjadinya kejahatan dengan disertai korban petugas menemukan kembali uang sebanyak Rp.55 juta yang posisinya berada di kursi meja kerja.

“Petugas bekerja sama dengan pihak SPBU untuk mengaudit kerugian yang dialami, berdasarkan pengembangan hasil pemeriksaan tersangka di mungkinkan kerugian Rp.150 juta, diantara yang didapat atau di bawa oleh tersangka ada beberapa kupon bensin yang diakui sempat di buang di sepanjang jalan tol Serang timur sampai tol Serang Barat,” terangnya.

Sementara itu tersangka sekarang sedang melakukan tes psikologi oleh tim Polda Banten , mengingat kami harus mendalami motip pelaku melakukan kejahatan.

Modus dari cara pelaku melakukan kejahatan beliau tidak menutupi identitas dan dengan terang- terangan mengakui dari anggota Polres Serang Kota dan melakukan kejahatan pada suasana yang tidak ramai, bersangkutan sempat di minta anter oleh security keruang karyawan lalu ditinggal security kemudian langsung menanyakan uang, juga sempat melihat botol sebagai alat untuk melakukan ancaman, bukan menggunakan senjata organik melainkan botol yang ada di ruangan korban.

Sampai saat ini tersangka tersebut masih kita dalami, atas adanya kejadian ini Kapolda Banten Brigjen Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa proses hukum akan tetap dilakukan, dalam penegakan hukum terkait penegakan, siapa pun pelakunya kejahatan akan kita proses sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Adapun motif tersangka termasuk cara-cara yang sangat tidak lazim dilakukan tanpa persiapan-persiapan untuk melakukan sebuah kejahatan, akan di hukum sesuai ketentuan berlaku dengan
Pasal 365 KUHP hukuman 9 tahun penjara. (Sunah)