Puluhan Petukang Bangunan Kelurahan Kebon Dalem Ikut uji Sertifikasi

11

Medianews.co.id,- Cilegon- Puluhan Petukang bangunan dari lingkungan Kelurahan Kebon Dalem, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, mengikuti uji Sertifikasi Kopetensi petukang dari tim Asesor Lembaga Pengembangan Jasa Kontruksi (LPJK) Provinsi Banten. Selasa, (10/9/19).

Menurut, Doni Muhamad Rohmat selaku Ketua Unit Sertifikasi Tenaga Kerja (USTK) LPJK Provinsi Banten Mengatakan, Sudah menjadi amat undang undang nomer 2 tahun 2017 tentang Jasa kontruksi wajib memiliki sertifikat.

“Karena ini sudah ada dalam undang undang, dan ini memang wajib, kalau memang petukang ini tidak bersertifikat jangan kan petukang semua insiyur nyapun harus bersertifikat.”Kata Doni.

Ia menambahkan, dalam hal penilaian tim Asesor LPJK akan memakai menggunaka metode Obserfasi.

“Kita hanya melihat obserfasi kemudian sedikit bercerita atau memang asesor ini menilai secara wawancara, metode kita kalau sebenarnya dijasa kontruksi ada 4 metode, Karena ini kelas Tukang kita cukup wawancara dan studi lapangan,”tambahnya.

Dari 43 Kelurahan yang ada di kota Cilegon Ada sekitar 16 Kelurahan yang sudah mengikuti uji sertifikasi petukang.

“Di Cilegon kita sudah melaksanakan ini, program semuanya ada 43 Kelurahan, yang sudah masuk ke kami ada sekitar 27 kelurahan dan yang sudah melaksanakan itu sekitar 16 kelurahan dan yang terakhir dari kelurahan kebon dalem ini,”tandasnya.

Masih ditempat yang sama Kepala kelurahan Kebon Dalem Edi Hilfiandi Mengatakan kegiatan Sertifikasi petukang tersebut merupakan salah satu program yang dilakukan oleh Kelurahan Kebon Dalem.

“Peserta kita berikan alat safety, dan seluruh anggaran hingga dapat sertifikat ditanggung oleh anggaran dari Program Kelurahan,” katanya.

Ia berharap dari peserta 25 orang petukang yang mengikuti program sertifikasi tersebut bisa mendapatkan sertifikat agar mempunyai kualitas dalam pekerjaan.

“Di era globalisasi ini persaingan semakin ketat, karena itu (petukang) kita harus mempunyai sertifikat agar bisa menjadi petukang yang berkualitas dan handal mampu bersaing dengan petukang yang lain,” harapnya.(priadz)