Puluhan Wartawan Melakukan Aksi Damai Di Halaman Kantor TTM

199

Medianews.co.id,- Cilegon, – Puluhan wartawan dan lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) berunjuk rasa di halaman Kantor Terminal Terpadu Merak (TTM), terkait adanya tindakan Pengeroyokan terhadap Mazmur (Stinger RTV), yang terjadi pada Rabu,19 Desember 2018.

Aksi solidaritas yang di lakukan puluhan wartawan tersebut untuk mendesak agar di terminal terpadu merak bebas dari premanisme.

“Ini perlu kami laksanakan, tidak hanya membawa nama pers, tapi juga demi kepentingan dan keselamatan warga negara Indonesia agar terjamin keamanan dan keselamatannya selama berada diluar, tempat umum, dan perjalanan,”ungkap Korlap aksi Rizal Arif Baihaqi. Jum’at, 21/12/2018.

Ia juga berharap agar kejadian serupa tidak di alami oleh setiap lapisan masyarakat dan dengan dilaksanakannya aksi tersebut diharapkan mampu menekan angka kriminalitas di tempat umum.

“Maka melalui aksi ini, kami berharap mampu menekan atau menghilangkan aksi arogan dari sekelompok orang liar (preman) yang sudah merusak tananan negara, dan kemerdekaan hidup di Indonesia bahkan dunia,” tambahnya.

Sementara Kepala Terminal Terpadu Merak, ketika diminta para pengunjuk rasa untuk menyampaikan pertanggung jawaban atas peristiwa yang menimpa wartawan, Subagiyo mengatakan ucapan terima kasih terlebih dulu terhadap para jurnalis yang telah menyampaikan aspirasinya dengan baik dan benar dengan tidak mengedepankan arogansi.

“Pertama yang saya sampaikan adalah ucapan terima kasih kepada rekan rekan jurnalis yang telah menyampaikan aspirasinya dengan baik dan benar dengan tidak mengedepankan arogansinya”, ujarnya dihadapan jurnalis dan pengunjuk rasa.

Lebih lanjut kata Subagiyo, pihaknya akan menindaklanjuti keinginan para jurnalis untuk menertibkan lingkungan terminal dari para preman.
Bahkan dirinya juga sudah berkoordinasi dengan banyak pihak terkait baik dengan Pemkot Kota Cilegon maupun dengan Kepolisian perihal peristiwa pengeroyokan yang dilakukan sekelompok preman terhadap keluarga wartawan.

“Masalah penertiban lingkungan terminal agar bebas dari premanisme, kami sudah koordinasi dengan pihak terkait dalam hal ini Pemkot Cilegon dan Kepolisian Resort (Polres Cilegon),” cetusnya.

Dalam aksi yang dilaksanakan, beberapa lembaga seperti IPSI Ancab Pulomerak, Pemuda Setempat, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Rukun Suralaya, Brigade Al-Khairiyah, GMBI, juga ikut dalam rangka menciptakan kamtibmas di lingkungan masyarakat.

Unjuk rasa yang digelar para jurnalis Se-Provinsi Banten, sebagai bentuk solidaritas sesama insan pers atas ulah sekelompok preman yang telah melakukan pengeroyokan terhadap salah satu wartawan Stinger RTV, Mazmur.

Aksi damai yang dijaga ketat pihak kepolisian Polres Cilegon dimulai pada Pukul 09.00 WIB dan berakhir Pukul 11.30 WIB, di halaman Kantor Terminal Terpadu Merak (TTM), Cilegon, Banten berjalan dengan lancar dan tertib.(spy/red)