Puluhan Wartawan, Tuntut Sekwan DPRD Cilegon Di Pecat.

62

Medianews.co.id,- Cilegon- Puluhan wartawan yang tergabung dalam Forum Komunikasi wartawan Cilegon (FKWC), menggelar aksi damai di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon, Juma’t, 06/09.

Puluhan wartawan tersebut menggelar aksinya dari Bundaran Landmark Cilegon berjalan kaki menuju kantor gedung DPRD Cilegon untuk meminta pertanggung jawaban atas pelarangan peliputan yang di alami oleh sejumlah wartawan, cetak, online, radio dan televisi yang telah mencederai kebebasan insan Pers.

Salah satu Koordinator aksi Adim Muhtadim dan juga selaku ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Menegaskan adanya tindakan pembatasan yang dilakukan oleh oknum sekwan tersebut melanggar Pasal 18 Ayat 1 UU Nomor 10/1999 tentang Pers, dimana setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi kerja pers, dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda sebanyak Rp 500 juta.

“Kami meminta pihak sekwan, harus bertanggung jawab dan segera klarifikasi terkait dengan pelarangan peliputan kemarin,”ungkapnya.

Hal senada dikatakan Sobar Rohmat, wartawan Banten Pos meminta penjelasan terkait adanya pembatasan terkait peliputan di kantor DPRD Kota Cilegon.

“Coba jelaskan biar kami tidak penasaran yang membatasi 12 orang itu dari mulut siapa, maksud dan tujuannya apa, kita minta kronologinya. Kita ini merasa diremehkan disini, kenapa kita datang kesini, karena kita kerja di lindungi undang undang,”Kata Sobar dengan nada kencang.

Ia juga mendesak agar sekretaris DPRD Kota Cilegon dan Kasubag TU dan Kepegawaian DPRD Kota Cilegon agar segera dinonaktifkan.

“Saya minta Sekwan Kasubag TU dan kepegawaian, harus dipecat,”tegasnya.

Ditempat yang sama Endang Efendi selaku Pimpinan sementara DPRD kota Cilegon saat menemui para pendemo, berjanji akan menyampaikan aspirasi kepada sekertaris daerah kota Cilegon.

“Saya akan mengakomodir permohonan para rekan pers dan akan di teruskan ke Sekda,”ucapnya.

Ia juga meminta maaf kepada rekan rekan media atas tindakan yang telah dilakukan oleh sekwan DPRD Kota Cilegon.”Bagai mana pun itu sudah kewajiban saya untuk menyampaikan, permohonan yang sebesar besarnya kepada teman teman wartawan, dan insha allah berjanji kepada teman teman wartawan kejadian kemarin itu suatu pembelajaran untuk kita semua dan insha allah kedepan kita akan janji tidak akan pernah terjadi pembatasan pembatasan lagi terhadap wartawan,”tandasnya.(priadz)