Ribuan Warga Puloampel – Bojonegara, Sudah Membuat Petisi Penolakan Pertambangan

139

Medianews.co.id,- Cilegon,- Banyak elemen masyarakat menolak keberadaan pertambangan yang dilakukan PT Alfa Granitama yang akan merencanakan perluasan pertambangan nya di Regional Gunung Gede dan Gunung Merdeka yang berada di wilayah Pulau Ampel Bojonegra.

Beberapa aktifis lingkungan dan Ormas, LSM, Dan OKP yakni, Masyarakat Pulo Ampel dan Bojonegara, LSM Gapura Banten, IKMBP, Kakus Serang Raya, Riung Hijau, TSK Sumuranja, Karang Taruna Pulo Ampel, DPD PPSBB Kabupaten Serang Dan BPPKB Jombang Cilegon, Mereka Melakukan Rapat konsulidasi internal melakukan gerakan pola pikir, pola gerak, dan Pola tindak platform Penolakan pertambangan, Rabu. 24/10/2018.

Dalam rapat tersebut satu persatu perwakilan dari beberapa elemen memberikan pemahaman untuk menyatukan persepsi pergerakan dalam penolakan perluasan pertambangan yang dilakukan oleh PT Alfa Granitama.

Husen Saidan Selaku Ketua LSM Gapura Banten, dalam pemaparan umumnya dirinya menyatakan siap mengawal dan menjadi yang terdepan dalam pergerakan penolakan pertambangan yang berada di wilayah Pulo Ampel dan Bojonegara.

“Saya atas nama lembaga Gapura Banten juga atas nama pribadi, walaupun saya tinggal di rawa arum tapi darah saya masih keturunan bojonegara, tapi ini menyangkut keamanan dan ketenangan, dianggap mengancam maka dari itu wajib membantu membela masyarakat sampai titik darah penghabisan, dan bila perlu Gapura Banten terdepan jika itu diperlukan,”ucap Husen

Husen juga memberitahukan kepada Forum yang digagas bersama di Aliansi Wong Banten, bahwa manajemen PT. Alfa Granitama secara lisan tidak akan melakukan pertambangan kembali di wilayah Gunung Gede dan Gunung Merdeka.

“Terkait penambangan di Pulo Ampel pihak PT Alfa Granitama sudah menyampaikan serta mengkalarifikasi kepada kami secara langsung tidak akan melakukan penambangan, tapi kami belum yakin karena menyampaikan baru tingkat manajemen, akhirnya kami menemui tingkat top manajemen direktur utamanya, PT Alfa Granitama harus segera mengklarifikasi terkait dugaan dugaan yang meresahkan masyarakat, dan intinya mereka niat untuk menyampaikan secara Publik.”ungkap nya.

Masih ditempat yang sama Yani Suflyani selaku tokoh masyarakat setempat, mengatakan pertambangan perluasan yang berada di Gunung Gede dan Gunung Merdeka tersebut, mendapatkan penolakan dari ribuan warga sekitar agar menghentikan aktifitas penambangan.

“Kita sudah membuat petisi penolakan yang ditandatangani oleh ribuan warga Puloampel dan Bojonegara, kita akan bawa ke Gubernur Banten, dan kalau tidak mampu juga kita akan ke Kementerian ESDM hingga presiden. Langkah ini kita tempuh karena kita menghormati pemerintah selaku pemangku kebijakan. Dan kalau ini juga mentah, kita masyarakat akan melakukan aksi Iangsung di lokasi tambang dan menghentikan paksa,” katannya.

Diketahui ada beberapa keputusan yang di hasilkan dari rapat konsolidasi internal tersebut diantaranya. Disepakatinha bahwa pointer pertemuan dari klarifikasi Media dari PT Alfa Granitama adalah dianggap telah wan-Prestasi dan mencederai terhadap gerakan menolak pertambangan di wilayah regional pulo ampel dan Bojonegara.Disepakatinya bahwa Platform gerakan dilakukan dengan cara tiem legal administrasi dan aksi massa yang akan dilaksanakan secara meneyeluruh dan tuntas sampai dengan pemeritah pusat dan pihak pihak terkait lainnya. Disepakatinya rencana kerja tindak lanjut (RKTL) gerakan menolak pertambangan diwilayah Gunung Gede Pulo Ampel dan Bojonegara siap didukung dan diperjuangkan sepenuhnya oleh peserta rapat secara utuh dan berkesinambungan. (spy)