SMAN 1 Palangka Raya Laksanakan MPLS, Ini Kata Drs. H. Arbusin

27

Medianews.co.id,- Palangka Raya – Moda daring (on line) adalah pilihan terbaik dalam pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2020/2021 di SMA Negeri 1 Palangkaraya. Pihak sekolah tidak berani mengambil resiko menerapakan pola konvensional dalam pelaksanaan MPLS pada masa pendemi covid-19 karena kondisi kota Palangkaraya masih dalam zona merah.

Tentunya kebijakan ini sesuai dengan arahan dari Pemerintah yang melarang adanya pertemuan tatap muka yang melibatkan khalayak karena berdampak adanya kemungkinan penyebaran virus corona yang semakin meluas, hal ini disampaikan oleh Kepala SMA Negeri 1 Palangkaraya, Drs. H. Arbusin, di ruang kerjanya pada media.

“Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2020/2021 di SMA Negeri 1 Palangkaraya bagi peserta didik baru, kita menggunakan moda daring. Pola ini kita gunakan karena kondisi kota Palangkaraya masih yang masuk zona merah. Kita tidak mau mengambil risiko mengingat penyebaran virus covid-19 masih tinggi.”, kata Arbusin. (13/07/2020)

Selanjutnya Arbusin juga menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan MPLS bagi peserta didik baru Tahun Pelajaran 2020/2021 di SMA Negeri 1 Palangakaraya dengan moda daring, pihak panitia sekolah sudah melakukan beberapa kali rapat.

Hasil rapat tersebut untuk merancang teknik pelaksanaan dan juga jadwal kegiatan. Panitia tidak mau gegabah dalam memutuskan atau menetapkan sesuatu yang berkaitan dengan pelaksanaan MPLS moda daring ini apalagi kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik baru yang berjumlah 375 orang.

Segala sesuatu harus melalui analisis dan pertimbangan yang matang mengingat betapa pentingnya MPLS ini bagi peserta didik baru dalam mengenal lingkungan sekolahnya, sangat banyak yang diperkenalkan dalam kegiatan MPLS ini.

Peserta didik baru harus memiliki gambaran yang utuh serta menyeluruh tentang SMA Negeri 1 Palangkaraya walau pun dengan moda daring. Para siswa baru harus tahu dan mengenal unsur pimpinan sekolah, para guru, pengelola perpustakaan, pengelola laboratorium, wali kelasnya, staf tata usaha, petugas keamanan, petugas kebersihan dan pengelola kantin sekolah.

Mereka juga harus tahu tentang visi dan misi SMA Negeri 1 Palangkaraya. Mereka juga harus tahu tentang kegiatan OSIS dan ekstrakurikuler. Mereka juga harus mengenal dan tahu tentang sarana dan prasarana yang ada di sekolah, termasuk harus tahu di mana ruang kelasnya.

“Panitia MPLS SMA Negeri 1 Palangkaraya sudah melakukan beberapa kali rapat untuk membahas dan menetapkan teknik dan jadwal pelaksanaan kegiatan. Hal ini Selanjutnya beliau juga menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan MPLS bagi peserta didik baru Tahun Pelajaran 2020/2021 di SMA Negeri 1 Palangakaraya dengan moda daring, pihak panitia sekolah sudah melakukan beberapa kali rapat.

Rapat-rapat tersebut untuk merancang teknik pelaksanaan dan juga jadwal kegiatan. Panitia tidak mau gegabah dalam memutuskan atau menetapkan sesuatu yang berkaitan dengan pelaksanaan MPLS moda daring ini apalagi kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik baru yang berjumlah 375 orang. Segala sesuatu harus melalui analisis dan pertimbangan yang matang mengingat betapa pentingnya MPLS ini bagi peserta didik baru dalam mengenal lingkungan sekolahnya. Sangat banyak yang diperkenalkan dalam kegiatan MPLS ini.

Peserta didik baru harus memiliki gambaran yang utuh serta menyeluruh tentang SMA Negeri 1 Palangkaraya walau pun dengan moda daring. Para siswa baru harus tahu dan mengenal unsur pimpinan sekolah, para guru, pengelola perpustakaan, pengelola laboratorium, wali kelasnya, staf tata usaha, petugas keamanan, petugas kebersihan dan pengelola kantin sekolah. Mereka juga harus tahu tentang visi dan misi SMA Negeri 1 Palangkaraya. Mereka juga harus tahu tentang kegiatan OSIS dan ekstrakurikuler.

Mereka juga harus mengenal dan tahu tentang sarana dan prasarana yang ada di sekolah, termasuk harus tahu di mana ruang kelasnya.

“Panitia MPLS SMA Negeri 1 Palangkaraya sudah melakukan beberapa kali rapat untuk membahas dan menetapkan teknik dan jadwal pelaksanaan kegiatan. Hal ini disebabkan moda daring sangat berbeda dengan pola konvesional. Kita sangat berharap setelah MPLS ini peserta didik baru bisa memilki gambaran yang utuh dan menyeluruh tentang SMA Negeri 1 Palangkaraya.” imbuhnya.

Dalam sambutan pembukaannya Kepala SMA Negeri 1 Palangkaraya yang sering di sapa Pak Haji, juga menyampaikan ucapan “Selamat bergabung menjadi keluarga besar SMA Negeri 1 Palangkaraya” untuk para peserta didik baru.

Arbusin juga mengajak para peserta didik baru untuk lebih dewasa dalam bersikap, berpikir dan berkarakter. Hal ini beliau sampaikan bahwa peserta didik baru pada jenjang SMA bukan lagi anak-anak tapi sudah menjadi remaja yang tentunya harus berperilaku yang lebih dewasa.

Generasi muda harus cerdas, terampil dan berkarakter karena generasi muda adalah harapan bangsa yang tentunya akan menjadi penentu kelangsungan dan kejayaan negara kesatuan republik Indonesia Akhir sambutannya. (boy)