Sosialisasikan Maklumat Kapolri Diwilayah Provinsi Kalteng, Ini Kata Kabidhumas Polda Kalteng

3

Medianews.co.id,- Palangka Raya Untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19), Kapolri Jenderal Idham Azis mengeluarkan Maklumat Nomor : Mak/2/III/2020, tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona (Covid-19).

Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol.Hendra Rochmawan , S.I.K, M.H mengatakan, maklumat itu dikeluarkan guna mencegah penyebaran virus agar tidak semakin meluas dan berkembang menjadi gangguan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.23/3/20

“Maklumat ini juga bentuk kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona (Covid-19),” Ujarnya

Hendra, menjelaskan, dalam maklumatnya, Kapolri meminta agar seluruh masyarakat tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak baik ditempat umum maupun di lingkungan sendiri.

“Seperti, dalam bentuk seminar, lokakarya, konser musik, festival, bazzar, pasar malam, pameran, unjuk rasa, kegiatan olahraga, kesenian, jasa hiburan, THM, Diskotik, Caffe, wisata, pawai, karnaval hingga resepsi keluarga, dan yang bersifat mengundang orang banyak,” ujar Hendra.

“Apabila ada keperluan mendesak dan tidak dapat dihindari yang melibatkan banyak massa, agar dilaksanakan sesuai dengan protokol pemerintah dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19” ungkap Hendra.

Lanjut Hendra menjelaskan bahwa dalam maklumat Kapolri meminta agar masyarakat tetap tenang dan jangan panik namun diminta untuk lebih meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing dan mengikuti informasi serta himbauan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah.

“Masyarakat diminta agar tidak melakukan pembelian atau menimbun bahan pokok maupun kebutuhan masyarakat lainya secara berlebihan,” ucap Hendra.

Hendra menghimbau agar masyarakat khususnya warga Provinsi Kalteng untuk tidak ikut menyebar luaskan informasi-informasi (Hoaxs) yang tidak jelas sumbernya dan tidak dapat di pertanggung jawabkan kebenarannya yang dapat menimbulkan gejolak di masyarakat.

“Bila tidak jelas sumbernya, dapat menghubungi pihak Kepolisian setempat, dan apabila pihak kami menemukan perbuatan yang bertentangan dengan maklumat Kapolri, maka dilakukan tindakan tegas Kepolisian sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku” tegas Hendra.

Septy : Jurnalis Mnews. Kalteng