Tengok Kemeriahan Panjang Mulud Palas Ampian.

331

Medianews.co.id,- CILEGON – Muludan atau Maulid Nabi Muhammad SAW, dalam tradisi Kota Santri, Cilegon, identik dengan Panjang Mulud, di Lingkungan Palas Ampian RW 02, Kelurahan Bendungan, terdapat 10 buah yang di buat oleh 4 Kelompok dengan minimal 2 buah per Kelompok untuk kreasi Panjang Mulud.

Berbagai bentuk Masjid, Ka’bah, dan Perahu menjadi tema utama, Ubay Fahmi, Ketua Pelaksana, mengatakan, iringan Panjang Mulud dibagi menjadi dua rute seusai dengan Kafilah Pedzikir yang diundang.

“Untuk kreasi Kelompok 1 dan 2 akan diarak ke Kampung Pengasinan Kidul Waringinkurung, dan hasil dari Kelompok 3 dan 4 ke Lingkungan Kubang Laban Cilegon,” kata Ubay Fahmi, Minggu, (18/11/2018), seusai pembukaan Muludan di Halaman Masjid Al-Fudhola, Palas Ampian.

Lurah Bendungan pun turut mengapresiasi meriahnya kreasi Panjang Mulud, pihaknya juga berharap semua pihak bisa memetik pelajaran dari Maulud Nabi.

“Saya sangat apresiasi kreasi masyarakat saya, ini tidak bisa terlepas dari peran RT, RW, dan para Tokoh masyarakat untuk terus mendorong generasi muda meramaikan dan mengarahkan terkait Muludan,” ujar Maman Herman.

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), Safiudin, mengatakan, bahwa kegembiraan akan hari lahir Nabi Muhammad sudah sangat jelas diriwayatkan dalam Hadist dan ajaran-ajaran ulama sebagai salah satu wujud rasa cinta umatnya selain dari terus berusaha meneladani tingkah laku Rasul.

“Berdasarkan Ayat dari Al-Qur’an bahwa Rasul merupakan suri tauladan yang baik, juga Hadist, ‘barang siapa yang mengagungkan hari kelahiranku, maka aku akan berikan sya’faat baginya’, jadi sudah sangat jelas sebagai salah satu wujud rasa cinta yah adanya Muludan, terkait Panjang Mulud, ini sebagai salah satu kegembiraan akan lahirnya Nabi, dan kita terus berusaha meneladani Rasul dalam kehidupan sehari-hari,” papar Safiudin, yang juga Lurah Bagendung, Kecamatan Cilegon.(Asp)