Villa Ternak Cikerai Menjadi Salah Satu Primadona Wisata, Ini Kata CEO VTC Haribowo

57

Medianews.co.id,- CILEGON – Terinspirasi dari beberapa tempat wisata yang ada di Bandung, Depok, dan Malang, pada tahun 2012, Haribowo memutuskan untuk berhenti bekerja dari salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan mulai serius untuk mewujudkan keinginannya membangun sebuah tempat wisata di tanah kelahirannya.

Berawal dari usaha penggemukan sapi yang ia jalani sejak tahun 2010, dari sanalah peluang untuk mewujudkan sebuah tempat wisata muncul, yang kini kita kenal dengan nama Villa Ternak Cikerai (VTC) yang terletak di Lingkungan Pasir Angin, Kelurahan Cikerai, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon.

Saat mengawali impiannya itu, pria yang pernah meraih beasiswa dari Korean Bank Foundation dan Sampoerna Foundation itu mengaku sempat mengalami beberapa kendala.

Namun berkat kegigihan dan dukungan dari berbagai pihak, akhirnya mimpi itu terwujud dan Villa Ternak Cikerai langsung menjadi salah satu primadona wisata yang menawarkan berbagai macam variasi, mulai dari hiburan, bisnis, kuliner, dan edukasi.

“Awalnya saya hanya menjalani usaha penggemukan sapi. Sapi-sapi yang dititipkan, digemukkan/pelihara disini, kemudian dijual untuk keperluan qurban. Dari sanalah saya mendapatkan keuntungan dan seiring berjalannya waktu semakin berkembang. Alhamdulillah sambil bekerja, usaha itu saya jalankan selama dua tahun, kemudian saya putuskan untuk berhenti bekerja dan mulai membangun Villa Ternak Cikerai, dengan membuka peternakan Kambing dan Sapi di Citangkil,” ungkapnya.

Dari hasil usaha peternakannya, keuntungan yang didapat ia kumpulkan untuk membeli tanah di Cikerai yang kemudian disulapnya menjadi Villa Ternak Cikerai yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas, mulai dari wisata berkuda, panahan, kuliner khas Cilegon, wisata kebun jati, dan wisata kopi nusantara.

“Awal beroperasi itu ditahun 2017. Untuk peternakan sendiri saat ini bukan hanya sapi dan kambing saja, tapi juga ada peternakan kelinci, ayam, unggas, kuda, dan ikan. Pengunjung bisa ikut merasakan pengalaman memberi makan langsung ke sejumlah hewan ternak, menikmati telur rebus, minum susu sapi, dan berkuda. Fasilitas lainnya ada Villa dengan pemandangan kebun jati yang asri, jogging track di kawasan perkebunan, arena outbond, dan ballroom untuk acara-acara pertemuan, wedding, dan lain-lain,” jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, masih ada fasilitas lainnya seperti area parkir dan wifi gratis.

“Tidak hanya sekedar menjadi tempat wisata atau wahana rekreasi, kami juga membuat sejumlah program seperti Villa Academy sebagai wadah untuk pelatihan dan penyuluhan, dan juga camp community,” ujarnya.

Memasuki tahun 2020, masih kata Bowo panggilan akrabnya, VTC sudah membuat sejumlah program rencana untuk membangun dan mengembangkan VTC.

Namun, semua itu harus ditunda dan bahkan berdampak kurang baik bagi VTC, saat pandemi Covid-19 hadir dan memutus berbagai sendi kehidupan, termasuk ekonomi.

“Tahun ini, cukup berat untuk kita lalui bersama. Hampir pasrah, namun akhirnya kami kembali termotivasi dan mulai menggandeng sejumlah badan usaha lainnya, untuk sama-sama mempersiapkan rencana kedepan, untuk menyambut kehidupan baru dengan berdo’a agar pandemi bisa segera selesai, dan tetap berupaya mempersiapkan masa depan, yang diharapkan mampu bisa kita rasakan bersama manfaatnya,” ujarnya.

Tak mau main-main dengan rencananya tersebut, Duta Lingkungan PT Bayer Indonesia-Jerman itu, kini menggandeng dutabisnis.com, untuk membawa VTC terlahir kembali dengan spirit ‘Villa Ternak Cikerai Reborn’.

Diungkapkan CEO dutabisnis.com Tri Bagus, dengan visi misi mengembangkan komoditas perkebunan, peternakan, dan pertanian, mengembangkan sektor wisata di Kota Cilegon dan Banten, wisata edukasi, juga empowering masyarakat lokal dan UMKM Banten, khususnya Cilegon, pihaknya berharap sinergitas antara dutabisnis.com dan VTC bisa menjadikan sektor perkebunan, peternakan, dan pertanian, sebagai pilihan warga atau masyarakat untuk bisa meningkatkan penghasilan, memberdayakan perekonomian sekitar, dan meningkatkan budidaya sektor pariwisata dan kopi di Cilegon, Banten.

“Dutabisnis sendiri merupakan perusahaan startup yang menggunakan sistem e-commerce baik B to B (bussiness to bussiness) maupun B to G (bussiness to government).

Perusahaan yang memiliki tagline Solusi Layanan Korporasi ini mengawali debutnya di Indonesia, pada September 2019 yang lalu.

“E-commerce dutabisnis, siap menjadi one stop solution untuk berbagai korporasi. Sistem pengamanan data (security system) benar-benar menjadi perhatian utama kami, sebagai jaminan tekad dalam memberikan solusi layanan korporasi. Dengan sistem yang terintegrasi, keamanan data korporasi sangat aman. Termasuk database yang tersistem secara integral untuk memudahkan pengguna Dutabisnis.com memainkan peran membantu korporasi. Yang menarik, pengguna Dutabisnis dimudahkan dalam proses administrasi dan secara histori. Transaksi akan  tersimpan secara otomatis dan dapat dilihat pengguna kapan pun sesuai kebutuhan. Bahkan untuk kebutuhan audit di perusahaan pun, platform Dutabisnis menyediakannya yang kami siapkan secara sistemik, dimana data pelanggan disimpan aman dengan sistem security yang sudah terakreditasi,” kata Tri.

Tri menambahkan, untuk konsep Villa Ternak Cikerai Reborn, pihaknya melibatkan Addin Yuza selaku CEO Cemara.id, dimana dirinya juga ikut terlibat dalam proses pendiriannya. (Red)