Andika Hazrumy, Angka Pengangguran Di Banten Harus Ditekan

755

MediaNews, SERANG – Wakil Gubernur Provinsi Banten Andhika Hazrumy menginginkan perusahaan bisa menyerap lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Banten.

Masih tingginya angka pengangguran yang disumbangkan di seluruh Kabupaten dan Kota di Provinsi Banten, membuat Pemerintah Provinsi Banten harus berfikir keras mengentaskan pengangguran.

Dikatakannya, 7,75 persen di tingkat Provinsi Banten ini adalah tantangan Pemprov untuk mengantisipasi permasalahan tingginya angka pengangguran.

“Jangan sampai, nantinya ke depan tidak ada solusi yang konkrit, ini akan menimbulkan permasalahan di setiap Kabupaten Kota,” kata dia usai membuka acara Launching Job Matching se-Provinsi Banten di SMK 2 Serang Ciceri Kota Serang, Kota Serang, Rabu (18/10).

Pemprov berupaya bagaimana langkah menjembatani para lulusan SMK bisa mendapatkan pekerjaan. Demi tercapainya itu semua, tambah Andhika, membuat tim teknis antar dinas, kemudian membuat formulasinya.

“Nanti kami sinergikan. Pemprov harus menyerap lulusan SMK dari Provinsi Banten,” ujarnya.

Bahkan, ia berharap 50 persen tenaga kerja di Provinsi Banten bisa masuk di wilayahnya sendiri. Tentu melalui intervensi dan kebijakan dari Pemprov, harus mengakomodir lulusan SMK dari Provinsi Banten atau tenaga kerja lokal Banten.

“Target belum bisa mengukur, tapi kami ingin setiap tahunnya angka pengangguran di Provinsi Banten harus ditekan,” tukasnya.

Kepala Sekolah SMK 2 Kota Serang Lilik Hidayatullah mengatakan sesuai pesanan dari direktorat harus sebanyak mungkin mengentaskan pengangguran.

Di SMK 2 Kota Serang sudah 100 industri yang sudah berjalan bahkan setiap tahun diperpanjang. “Lulusan SMK, hampir semuanya banyak yang sudah bekerja,” ungkapnya, Rabu (18/10). (raden/red)