Serang,- Medianews.co.id,- Kabid Disparpora Nafis mengungkapkan bahwa sebelum bulan Ramadhan, para pedagang telah meminta kebijakan dari Walikota Serang untuk berjualan di Stadion Maulana Yusuf. Setelah Lebaran, mereka akan melakukan penataan ulang lapak-lapak pedagang, dengan sistem kocok ulang untuk menentukan lokasi berjualan.
Nafis menjelaskan bahwa awalnya pedagang ingin lapak-lapak mereka disusun dalam bentuk huruf, namun ada perdebatan mengenai tata letak yang diinginkan. Dia berharap proses penataan dapat segera selesai agar para pedagang bisa kembali berjualan dengan nyaman.
Di sisi lain, Udi, salah satu pedagang, menyampaikan bahwa ada kebingungan soal lokasi berjualan. Menurutnya, Pemkot Serang telah melarang berjualan di depan dan meminta para pedagang untuk pindah ke belakang. Namun, beberapa pedagang baru tetap ingin berjualan di depan, menyebabkan ketegangan.
Udi juga mencatat bahwa masalah ini bukan hanya urusan Dispora, tetapi melibatkan oknum-oknum yang ingin mengambil keuntungan. Dia mengkhawatirkan bahwa jika situasi ini berlanjut, para pedagang di stadion bisa saja dipindahkan ke pasar Kepandean, yang akan menyulitkan mereka.
Harapan para pedagang adalah agar mereka dapat berjualan dengan tenang dan aman. Mereka berharap semua pedagang, terutama yang berada di depan, dapat diizinkan untuk berjualan di dalam stadion, dan pintu depan dibuka untuk akses yang lebih baik.
( Redaksi )















