SMKN 1 Cilegon Gelar Uji Kompetensi Sertifikasi AutoCAD Untuk Siswa Kelas 3

15

Cilegon,- Medianews.co.id,- SMKN 1 Cilegon mengadakan uji kompetensi sertifikasi skema penggambaran tiga dimensi menggunakan perangkat lunak AutoCAD. Ujian ini diikuti oleh siswa-siswi kelas 3 yang akan segera lulus. Pelaksanaan berlangsung pada Kamis (24/04/2025) di SMKN 1 Kota Cilegon.

Deni, perwakilan dari LSF Logam Industri Nasional, menyampaikan bahwa tujuan utama dari uji kompetensi ini adalah mempersiapkan siswa dengan keahlian standar dalam bidang penggambaran tiga dimensi. Ujian dilakukan oleh LSFP3 (Lembaga Sertifikasi Profesi Logam Industri Nasional) yang telah diakui resmi oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).

Sebanyak 71 peserta dari dua kelas mengikuti ujian ini. Uji kompetensi dilaksanakan selama dua hari dengan dua sesi setiap harinya. Hari pertama dimulai siang hari dan hari kedua dijadwalkan berlangsung sepanjang pagi hingga sore.

Uji kompetensi ini bertujuan untuk memberikan sertifikat BNSP kepada siswa yang dinyatakan kompeten. Sertifikat ini menjadi bukti legal keahlian siswa dalam penggambaran tiga dimensi, yang akan menjadi nilai tambah saat memasuki dunia kerja. Dengan keahlian ini, siswa diharapkan mampu menggambar berbagai profil teknis seperti mesin, blok mesin, piston, dan lainnya sesuai dengan kebutuhan industri.

Baca juga  Kunjungi Kanwil BPN Provinsi Sulteng, Wamen ATR/Waka BPN Sampaikan Solusi Percepatan Layanan Pertanahan

Widodo, Kepala Sekolah SMKN 1 Cilegon, menyatakan bahwa kegiatan ini memastikan lulusan sekolah memiliki keahlian yang diakui dan berkualitas. “Dengan sertifikasi ini, diharapkan perusahaan-perusahaan lebih percaya pada kompetensi lulusan SMKN 1 Cilegon,” ujar Widodo.

Widodo juga memaparkan bahwa SMKN 1 Cilegon menerapkan tiga pola uji kompetensi, yaitu:

1. Pola mandiri,

2. Pengujian oleh pihak eksternal,

3. Internal melalui skema sertifikasi.

Selain itu, sekolah ini telah memiliki Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) sendiri.

Fokus Uji Kompetensi Pada hari ini, uji kompetensi dilakukan dengan konsentrasi pada keahlian desain gambar mesin, mencakup penggambaran dalam format dua dimensi (2D) dan tiga dimensi (3D). Keahlian ini dinilai sangat relevan dengan kebutuhan dunia industri saat ini.

“Kami berharap seluruh siswa dinyatakan kompeten dan mendapatkan sertifikasi BNSP sebagai bekal untuk menghadapi dunia kerja setelah lulus,” tutup Widodo.

 

(Aldo/Red) .

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini